
Cinta pertama? Entahlah seperti apa aku harus menyebutmu. Kau lebih indah dari cinta pertamaku namun belum tentu menjadi cinta terkhir ku. Kau seperti mempunyai ruang khusus dalam hati ini. Ruang yang hanya kau seorang yang bisa menembusnya. Ruang yang aku sendiri pun tak bisa menemukannya jika bukan karena dirimu. Hari-hari ku seperti pecandu. Aku candu menghirup aroma mu. Aku candu mendengar tawa mu. Aku candu menatap mata mu. Aku candu menggenggam mu. Aku candu merindu mu. Aku bahkan lebih dari 'pecandu'. Melihat mu bersama yang lain aku sakit, aku 'sakau'. Aku tidak melukai diriku, tapi melukai hati ku. Kau adalah Nikotin ku!Todos los derechos reservados
1 parte