We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Wrong Person

Wrong Person

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 30, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Aku mengelap airmata dihadapannya. Ia mengebelakangkan rambutku, lalu ia menatapku dengan dalam. Tak lama matanya memerah, nyaris menangis dalam tatapanku. Ia urungkan airmatanya untuk jatuh, ia mengusap wajahnya. "Apa kamu sedih?" dengan bodohnya aku bertanya seperti itu. Dia belum menjawab, dia justru membawaku masuk kedalam kontrakan kecil miliknya. Ia hanya memegang tanganku erat, seakan tidak memberi izin untuk tidak ikut dengannya. Mulutku terbuka dan bertanya lagi, "Aku tanya kamu, Azhiel. Apa kamu sedih?" Dia menatapku lagi. "Apa kamu pikir aku gak bersedih mendengarnya, Sarah?" "Mendengar bahwa kamu akan menikah dengan pria itu besok, dan kamu masih mempertanyakan aku sedih atau tidak. Kamu sudah tau jawabannya, kenapa harus bertanya?"
All Rights Reserved
#934
funny
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT]
  • Sexy Daddy
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)
  • DIVAL(Completed)
  • Stay (Away)
  • Our Journey To Love
  • Kizu
  • My Little Monster - Completed
  • Just Let Me Love You
  • You're My Sunshine

"Nah kalo misalnya kita lagi jalan, dan kita ketemu tai, lo mau bagi dua gak sama gue?" tanya Geri "Pertanyaan bodoh macam apa itu Ger?" "Udah jawab aja. Gue serius, layak atau nggaknya lo sebagai manusia ditentukan dari gimana cara lo jawab pertanyaan ini" Gea memutar bola matanya malas "Yah nggak lah, buat apa juga nemu tai dibagi dua." "Nah bener kan" Geri meminum minumannya "Lo emang gak bisa berbagi. Sampe masalah tai aja lo serakah Ge?" "Yah buat apa juga tai dibagi dua Ger, kalo lo mau ambil aja udah" Gea membuka kaleng stenlis berisi kerupuk dan memakannya "Nah gitu dong, itu tandanya lo lebih mengutamakan gue. Makasih ya" Geri menepuk kepala Gea pelan Pacaran gak sehat? Begitulah pandangan orang-orang tentang hubungan Geri juga Gea.

More details
WpActionLinkContent Guidelines