My Ex-Everythings 2

My Ex-Everythings 2

  • WpView
    LECTURAS 10
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 11, 2019
Hidupnya hancur. Semua yang dimilikinya hilang tak bersisa. Ayahnya. Adiknya. Bahkan anaknya pun tidak menganggapnya ada. Tidak ada yang tahu, mengapa itu semua terjadi. Semenjak sang ayah menikahi ibu tirinya, semua kejadian buruk seakan mendatangi dan menenggelamkan dirinya hingga ke dasar jurang. Tetapi, ia kini sudah tidak merasakan penderitaan. Dia sudah tenang di sana. Di tempat dimana tidak sembarang orang bisa memasukinya. Kini, tidak ada lagi yang mengganggu hidupnya. Tidak ada lagi manusia berwajah dua. Tidak ada lagi penyiksaan seperti yang dilakukan oleh ibu tirinya. Sebenarnya, ia ingin membalas dendam. Tetapi, untuk apa ia membalas dendam? Bukankah semua sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa? Kini, ia hanya bisa melihat, tanpa bisa melakukan apapun. Dan, kini ia sudah bahagia. Sangat bahagia. Benar-benar sangat bahagia. Afi M. Sidoarjo, 3 Juni 2018.
Todos los derechos reservados
#457
dailylife
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Bersama Cahaya Bintang (✔)
  • DENNIES
  • Rumah Ternyaman
  • DELORA ✓
  • Juan [REVISI]
  • My Perfect Doll
  • Caliorate
  • Not Home [TAMAT]
  • ATHAYA
  • Sahna ✓

Anggun masih ingat, bagaimana hari itu Rangga dan keluarga mengusir dirinya yang tengah berbadan dua. Di usianya yang baru lulus SMA, Anggun menghentikan mimpinya demi bayi yang dikandungnya. ••••• "Kak Angga aku hamil..." "Terus?!" Anggun terdiam mendengar jawaban kakaknya yang ketus. "Kamu tahu kan aku sudah punya tunangan! Please...ngerti dikit lahh!" "Terus aku harus gimana?" "Gugurin! Dan jangan sampai ayah, mama atau siapapun tahu soal hal ini!" Malam itu Anggun memilih jujur pada orang tua angkatnya kejadian yang sebenarnya. Sayangnya mereka tidak percaya dan malah mengusir Anggun karena percaya dengan semua ucapan Rangga. (Tentang ikhlas berkelas, sabar tak berbatas, pengorbanan dan penerimaan )

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido