We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
When I Love My Bestfriend's

When I Love My Bestfriend's

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 7, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Untuk semua orang yang pernah merasakan bersahabat dengan perasaan, perlu diketahui untuk melupakannya segera. Inilah yang aku takutkan! Aku terjebak. Apa akulah yang akan menghancurkan masa-masa indah ini demi perasaanku? Maaf aku tak seegois itu. Aku salah. Kamu adalah... Satu-satunya orang yang selalu membuatku tersenyum dalam rasa yang tersisa sebelum benar-benar habis. Amabell Atasya Fazhirah_ Jika menurut kamusku, persahabatan itu hal yang menyenangkan sekali. Diduniaku, perasaan itu hanyalah gejolak biasa, jadi kamu tidak perlu takut. Kita hanya saling melengkapi dalam rasa dan waktu yang tersisa. Fradino Dean_ Hak kamu itu kebahagiaan. Tapi, setidaknya hargailah kedatanganku dihidup kamu. Aku hanya ingin mengenal, tapi jika perasaan itu hal biasa menurutmu. Maka akan kucoba. Sheilla Tamara Lee_ "Aku adalah kamu dan kamu adalah aku..." #author: Faradiba nur octavia:*
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihal Waktu [ REVISI ]
  • MENYELAMI ANGKASA [TELAH TERBIT DI LOVRINZ]
  • FIZYA
  • Ilusi
  • RIVAL [Sudah Terbit]
  • Our Times (Completed)
  • SKALA (Reana) COMPLETED
  • Twenty Days One Month [END]
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Sebuah Rasa

Perihal hari itu, anggap waktu hanya bercanda. Waktu akan berjalan seenaknya tanpa dia tahu setiap seret yang dia tinggalkan selalu menggoreskan luka yang tidak semudah itu untuk disembuhkan. Ditengah hiruk pikuk kota yang tak pernah berhenti, Jeremy merasakan kekosongan dalam dirinya yang tak bisa terucap. Kehidupannya yang biasa biasa saja tiba tiba dihadapkan pada kehilangan yang menghancurkan. Dalam usahanya untuk menyembunyikan rasa sakit, Jeremy menemukan dirinya terjebak dalam labirin emosi yang gelap. Namun ketika cahaya harapan muncul dari sudut yang tak terduga, Jeremy harus memutuskan antara terus meratapi masa lalunya atau memberanikan diri membangun kembali kehidupannya yang hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines