RASA
  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 6, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Dian POV Kupejamkan mataku sesaat ketika tetesan air perlahan memenuhi wajahku. Di tengah guyuran air hujan, aku mengindahkan pikiranku yang saat ini mulai kosong. 1 2 3 dan tiba-tiba semuanya terasa GELAP. -###- Sinar matahari menggaguku kali ini, ku kerjapkan mataku saat perlahan mulai terbuka. Ketika mataku telah terbuka sepenuhnya ku dapati diriku berada di tepian jalan, ingatanku tentang semalam kembali kedalam otakku seperti kaset kusut. "Betul, bahkan saat semalam aku tidak sadarkan diri-pun tidak ada yang sudi untuk menolongku. Apa aku sebegitu sialnya. Mengapa tuhan menciptakanku jika hanya untuk membuat aku menderita. Apakah ini yang dinamakan adil? Jika ya, lalu. Dimana keadilan itu pada hidupku?" (Batinku mengeluh) Ku kuatkan diriku untuk berdiri, ku putuskan untuk pergi dari tempat itu mengikuti arah kakiku. Kakiku membawaku pulang pada rumah yang terlihat begitu kokoh tapi rapuh pada si pemiliknya. Ya, itu aku.
All Rights Reserved
#770
asmara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤]
  • Eternal Flame
  • Not You But Him
  • Full Of Scratches
  • SUNSET WITH YOU [REVISI]
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • [COMPLETED] 7 Days

Salah satu bentuk pembodohan diri adalah disaat aku tau kamu sedang menjaga hati untuk orang lain, sedangkan aku masih saja setia mencintaimu dari jarak dekat. *** "Kakak tau hal apa yang paling menyakitkan saat kita sedang merasa bahagia?" tanya Shella sembari menghapus air matanya yang mulai menetes kembali, sedangkan Arion hanya menggeleng tak tau. "Saat kita dibuat terbang setinggi-tingginya. Hanya untuk dijatuhkan kembali," lanjut Shella yang membuat Arion menatapnya bingung tak mengerti. Saat Arion ingin menggenggam tangan Shella untuk kesekian kalinya, lagi-lagi Shella menjauhkan tangannya lalu kembali menatap Arion dengan senyum yang bercerita tentang luka nya hari ini. °°^^°° "Hal sia-sia yang selalu ku usahakan adalah berusaha melupakan dirimu, disaat hatiku belum siap membuka hati untuk orang baru" ~Shella Novelia Az-Zachary "Terlalu menjaga, sehingga memilih menghindar walau rasa tetap ingin memiliki" ~Arion Lavi Pradipa Ini cerita pertama aku, semoga kalian suka ya. Jangan jadi readers ghost dong😭 pokoknya kudu vote dan komen. Aku maksa loh ya, MAKSA. Hahaha🤭 DI FOLLOW DULU YA,SEBELUM DIBACA KARNA AKAN ADA PART YANG DI PRIVAT. MAKASIH😙❤

More details
WpActionLinkContent Guidelines