Bukan Sang Pengantin

Bukan Sang Pengantin

  • WpView
    Reads 7,681
  • WpVote
    Votes 753
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 31, 2018
Shakti... Yang sudah mempersiapkan semuanya untuk pernikahannya dengan Neha. Malah, sang pengantin wanita harus pergi tanpa alasan. Membuat sang pengantin pria harus berpikir 2 kali untuk pernikahannya. Tapi, wanita yang baik hatinya itu datang. Siap untuk menggantikan pengantin wanita, sebab. Wanita itu tau, kebahagiaannya hanya dengan pria itu. Bukan bahagia, tetapi hidupnya ditakdirkan untuk pria itu. Rintangan-rintangan mereka lalui untuk mempertahankan ini semua, apa mereka berhasil ? Just read it!
Creative Commons (CC) Attribution
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEGERI BUSUR (END)
  • Peri Cinta (Wall Of Love) - END
  • RANAKA [SUDAH TERBIT]
  • MARRIED WITH GUS [END]
  • NAJWA (Ketika Hati Memilih) ✓
  • Love and Loyalty
  • Said Bismillah if you love me
  • Our Vow (End)

Sakit dan hancur, itulah yang dirasakan Shaqfa ketika hari pernikahannya yang tinggal tiga hari lagi, namun tiba-tiba kedatangan seorang perempuan yang mengaku tengah mengandung anak dari calon suaminya. laki-laki yang selama ini dia anggap baik itu ternyata sudah berkhianat dibelakangnya, bahkan melarikan diri dari sebuah tanggung jawab besarnya. Perasaan dan kepercayaannya dikhianati oleh laki-laki yang akan menjadi suaminya. Keluarganya bahkan harus menanggung malu karena berita pernikahan yang sudah tersebar, bahkan semua persiapan pernikahan yang sudah 99% selesai, hanya tinggal menunggu hari H, tiba-tiba harus batal karena sebuah alasan yang memalukan. Namun dibalik kata hancur dan malu, Shaqfa merasa bersyukur. Shaqfa yakin ini semua terjadi karena Allah yang masih begitu menyayanginya, hingga memperlihatkan seperti apa sebenarnya laki-laki yang akan menjadi suaminya itu. Shaqfa bersyukur karena semuanya masih belum terlambat, Shaqfa tidak bisa membayangkan bagaimana dia bisa hidup dengan laki-laki yang tidak mau bertanggung jawab atas apa yang sudah dia perbuat. Untuk menghilangkan stresnya dan mengalihkan perhatian Shaqfa akan masalah yang baru saja dia hadapi, Shaqfa pergi berlibur ke negara yang sudah lama ingin dia datangi. Turki adalah negara tujuannya, dan siapa sangka di Negeri Busur itu dia bisa menemukan obat untuk lukanya. Jangan lupa untuk FOLLOW, VOTE dan KOMEN Follow juga Instagramnya @ksa_askme Terimakasih🤗

More details
WpActionLinkContent Guidelines