Always In My Heart

Always In My Heart

  • WpView
    Reads 831
  • WpVote
    Votes 155
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 9, 2017
Dari kejauhan Aaron melihat seorang gadis dengan rambut yang tergerai duduk di kursi taman seorang diri. Aaron merasa penasaran dan melepas earphone dari telinganya , siapa dia? Langkah demi langkah ia lakukakan untuk mendekati gadis tersebut. "Hei, kamu sedang apa malam - malam disini?" ucap Aron. Sontak Evelyn berjengit kaget. "Duduk, ngomong-ngomong kamu siapa? " Aaron menghiraukan pertanyaan Evelyn, ia sibuk meneliti tiap inci wajah gadis cantik itu tanpa terlewatkan sedikitpun. Alam bawah sadar menyuruh bibirnya untuk mengucapkan perkataan pujian, "You're so beautiful. " Ucapan itu sukses membuat kedua pipi Evelyn memanas. Evelyn tersipu malu. Kedua sudut bibirnya terangkat terukir senyuman menawan bak bidadari. Aaron semakin takjub akan senyuman itu yang mampu menghipnotisnya dalam beberapa menit menghentikan detik- detik pada jam seakan dunia ini berhenti dalam sekejap. Serta detakan jantung mengisi ruang dadanya yang tak pernah ia rasakan selama ini. . . . . . . Cover by iyum_cra
All Rights Reserved
#167
conflict
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • I'm Fine
  • DUNIA FLORA
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • Soal Rasa 2
  • I'm promise with you
  • Aisyah
  • RION IS MY MANTAN!
  • FALLING IN LOVE
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines