Story cover for Time Will Tell by aaaaaiiiiiipppp
Time Will Tell
  • WpView
    Reads 847
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 25
  • WpView
    Reads 847
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 25
Ongoing, First published Apr 07, 2017
Seorang perempuan cantik yang mencintai kakak kelasnya semenjak ia kelas 10.Sebuah perasaan cinta yang terus berkembang saat menatap cowok itu,sampai akhirnya waktu mendekatkan mereka namun mereka bukan sahabat,hanya sekedar teman biasa.Kehidupannya yang penuh rahasia,percintaannya yang menyakitkan.
Hanya waktulah yang akan menjawab semua tentang dirinya : Denira Arnandi Evindary
All Rights Reserved
Sign up to add Time Will Tell to your library and receive updates
or
#4denira
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Antara Cinta dan Sayang cover
Paguyuban lima sekawan✔️ cover
Restu Tuhan cover
Saat Aku Melihatmu cover
Between cover
MaVino [END]   cover
Badai Tak Berujung [ON GOING] cover
Our Times (Completed)  cover
Masa Remaja cover
When We Meet Again cover

Antara Cinta dan Sayang

24 parts Ongoing

"Aku memang masih mencintaimu tapi, aku mulai menyayanginya." Semua orang tahu, kalau perasaan tidak bisa dipaksakan. Kebanyakan orang mengira kalau, cinta dan sayang adalah perasaan yang sama. Namun, kenyataannya cinta dan sayang adalah perasaan yang berbeda. Cinta adalah perasaan yang membuat jantung kita berdetak kencang ketika bersama dengan seseorang. Sedangkan, sayang adalah perasaan hangat yang membuat kita merasa nyaman ketika berada didekat seseorang. Kita bisa menyayangi siapapun tapi, bagaimana dengan cinta? Kita hanya bisa mencintai satu orang saja. Untuk mencintai seseorang tidak mudah, butuh perjuangan dan juga proses yang melelahkan. Sedangkan, untuk menyayangi seseorang tidak membutuhkan perjuangan ataupun proses yang melelahkan. Singkatnya, cinta itu lebih rumit dan menyakitkan daripada sayang. Orang-orang mengatakan kalau perasaan tidak bisa dipaksakan. Dan ternyata, perasaan juga sulit dihilangkan. Butuh waktu lama untuk menghilangkan perasaan itu. Lebih baik dicintai daripada mencintai. Karena, mencintai itu sakit. Sakit bukan karena harus mengikhlaskan kepergiannya, tapi sakit karena... harus melihatnya bersanding dengan orang lain yang jauh lebih baik dari kita...