THOLABUL 'ILMI

THOLABUL 'ILMI

  • WpView
    Leituras 1,488
  • WpVote
    Votos 324
  • WpPart
    Capítulos 10
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, jun 8, 2019
WpInfo
Fanfic
Semangat Siti untuk menuntut ilmu begitu luar biasa. Dia tidak pernah mengenal lelah untuk mendapatkan ilmu. Bahkan, ia rela berpisah jauh dari orang tua tercintanya untuk menimba ilmu lebih dalam. Baginya ilmu adalah segalanya. Apalagi ilmu yang berkaitan dengan Al-Qur'an, itu adalah ilmu yang sagat ia dambakan. Karena ia ingin menjadi Hafidzah kecil
Todos os Direitos Reservados
#979
aku
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • PEMUDA MUSAFIR
  • PESANTREN SAKINAH
  • MAHABBAH [SELESAI]
  • Singlelillah
  • Bahagia Tanpa Syarat  (Complated)
  • Cintai Aku Lewat Al-Qur'an
  • Seorang Gus Dan Ning (Segera Terbit)
  • Gus Zidan My Husband [SUDAH TERBIT]
  • Bukan Pesantren Biasa✓
  • Syair Cinta Az Zahra

PEMUDA MUSAFIR adalah sebuah cerita perjalanan seorang pemuda yang selalu melakukan perjalanan jauh untuk mencari ilmu agama di berbagai penjuru negri, hampir sisa hidupnya digunakan untuk belajar agama. Lelaki itu bernama Muhammad Mushaf Al-Hadish seorang pemuda yang memiliki ciri khas tersendiri dalam berpenampilan. Lelaki itu suka sekali membaca buku dan mendengarkan ayat-ayat suci Al-Qur'an di earphone yang terpasang di kedua telinganya. Iris matanya yang coklat terang dan alis yang tebal menjadi pemikat manis dalam dirinya. Tidak ada yang mengetahui siapakah sosok pemuda musafir itu, sampai akhirnya kedatangannya ke Indonesia membuatnya bertemu dengan seorang gadis yang tiba-tiba datang menyeret lalu menggodanya untuk melakukan zina. Lebih lagi gadis itu ternyata anak seorang perwira yang cukup di segani. °°° "B-uka pintunya sekarang." Mushaf mencoba mengendalikan emosinya saat gadis asing di hadapannya mulai melangkahkan kakinya mendekat. Ingatkan sekali lagi jika Mushaf paling tidak berani memukul seorang perempuan apalagi menyentuhnya dengan sengaja. "Ayolah jangan menjadi seorang munafik Sayang, nikmatilah kesenangan ini sampai tubuh mu bisa merasakan surga dunia." Mushaf memalingkan wajahnya saat tangan kurang ajar gadis itu berniat menyentuh pipi bagian kanan wajahnya. "Sepertinya anda tidak buta mengetahui larangan agama di dalam Islam." .... Publis: 04 Desember 2024

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo