Story cover for Jerico by sarahondng
Jerico
  • WpView
    LECTURAS 188
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 188
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado abr 07, 2017
"Brengsek lo!" Maki sosok pria berperawakan tinggi, putih. Lelaki tersebut terlihat tampak kesal. Pada sosok dua pria yang berada di depannya. 

"Santai, santai jodoh nggak bakal kemana-mana." Balas Eriko dengan tampang belagu.

Jerico terlihat sedang menahan amarah. Kalau bukan temen sendiri, pasti udah di cobek-cobek.

Di sisi lain Praja sedang sibuk mengamati koridor sekolah yang tiba-tiba di kerumunin para siswa-siswi.

"Eh, ada apa tuh rame-rame?"

"Anjir! Cantik banget tuh cewek." Celutuk Praja emang nggak pernah liat cewek cantik aja udah kayak cacing kepanasan.

"Pasti murid baru." Tambah Jerico dengan tidak sengaja bertatapan dengan Cewek itu, dan memasang wajah super dingin. Membuat Cewek tersebut terpaksa mengalihkan perhatian kepada murid-murid yang sedang terpesona dengan kecantikan wajahnya.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Jerico a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME) de BetaRizki
6 partes Concluida
Tepat di depan mata. Raiya seakan membeku disana, matanya nggak terlepas dari mobil yang baru saja terlempar tepat di depannya. Entah kenapa keadaan seolah semakin mendramatisir, hujan turun dengan derasnya sore itu, memadamkan api yang berasal dari ledakan mobil di depannya. Suara sirine ambulans saling bersautan dengan suara sirine mobil polisi, keadaan semakin kacau. Beruntung, yah Raiya bersyukur seseorang yang berada di dalam mobil itu sudah diselamatkan sebelum mobil meledak. Dan seketika itu pula, tubuh Raiya langsung limbung terjatuh begitu saja, isakan tangisnya semakin jelas terdengar meski di bawah guyuran hujan. Satu patah kata pun nggak bisa terucap, ingin sekali dia menghampirinya yang sudah berada di mobil ambulans, tapi kakinya masih saja membeku di tempat. Hanya sesak yang terasa. "Kak Chi-ko ...." "Dia nggak akan kenapa-kenapa! Ayo Ray, gue anter pulang sekarang!" ajak paksa seseorang yang sudah berdiri sejak tadi di belakang Raiya, tapi Raiya hanya bergeming. Seseorang itu samasekali nggak menduga kalau hal semacam ini akan terjadi. Liontin yang ada di genggamannya seketika terlepas begitu melihat mobil lamborgini hitam yang sangat dia kenal terlempar begitu saja di depan Raiya. Dia dekap Raiya ke pelukannya, menatap nanar ke mobil yang sudah nggak berwujud itu. Hanya satu yang ada di pikirannya saat itu, penyesalan. "Kak Chiko, itu Kak Chiko, nggak, nggak, itu bukan Kak Chiko, pasti itu bukan Kak Chiko, dia bukan Kak Chiko!"
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Unfairness (SELESAI) cover
GASA [end] cover
Caramel cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME) cover
DERA❤ cover
STRICT cover
CANTIKA cover
LEORA (New Version) cover
ALEXON [END] cover

Unfairness (SELESAI)

37 partes Concluida

"Gue suka sama lo." Fay menatap datar pria yang saat ini berdiri di samping bangkunya. "Gue suka sama lo." ucap Kai untuk yang kedua kalinya dengan suara yang lebih keras dari sebelumnya. Membuat perhatian teman sekelas Fay langsung tertuju padanya. Menjadi pusat perhatian. Akan tetapi, semuanya diam. "Lo mau 'kan jadi pacar gue?" tanya Kai yang masih berdiri diposisinya semula. "Oh ya?." hanya kata itu yang keluar dari mulut Fay sebelum gadis itu keluar dari dalam kelas. Meninggalkan Kai yang saat ini sedang melongo dan tidak percaya dengan apa yang baru saja dikatakan gadis yang dia tembak itu. "Dia nolak lo 'kan?" tanya Jevero sambil lalu. Pria yang duduk di bangku paling pojok dan sedang bermain game di gadgetnya. "Gue fikir dia juga suka sama lo." ujar Vero matanya masih fokus ke layar gadgetnya. "Maksud gue dia suka sama semua cowok keren di sekolah ini." tambah Vero. "Maksud lo?" alis Kai saling bertautan. "Iya. Fay hampir suka sama semua cowok keren di sekolah ini. Tak terkecuali elo." ungkap Vero. flower flo