Sweet Dreams Come True

Sweet Dreams Come True

  • WpView
    Reads 1,756
  • WpVote
    Votes 171
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 22, 2023
Valerie, atau yang biasa di panggil Val terpaku dengan apa yang terjadi, dirinya seolah-olah membeku ditempat tak dapat bergerak sedikitpun karena Rafael menciumnya tiba-tiba Rafael Menciumnya!! Val dapat melihat mata Rafael yang terpejam sedangkan jantungnya berdetak lebih cepat saat ciuman Rafael perlahan-lahan bergerak lembut dibibirnya Sampai beberapa menit lumatan lembut itu dibalas Val, entah kapan terjadinya gadis itu mulai membalas ciuman Rafael mencoba menikmati apa yang telah terjadi walau balasannya tak seahli Rafael mengingat ini adalah ciuman pertamanya Rafael memperdalam ciuman nya dengan menarik tengkuk Val lebih mendekat kearahnya * * * Copyright ⓒ 2017 by twintwincroco
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Under His Control (END)
  • End of the virtual world [RAFLA]
  • RAFAELKARINA [COMPLETED]✅
  • BE A RAINBOW
  • Game Of Obsession
  • RAFAEL
  • The Sweetest Billionaire ✔️

SUDAH PERNAH TAMAT DI WATTPAD DAN TELAH DITERBITKAN DI GOOGLE PLAY BOOKS. Sejak remaja, Gianna Gattani selalu mengagumi pamannya-Alessio Gattani-dan menganggap perhatian lembut Alessio sebagai bentuk perasaan mereka yang sama. Tak peduli Gianna adalah keponakannya. Tapi tiba-tiba, Gianna mendapatkan kebenaran yang menamparnya telak, membuat dia membenci Alessio. Bertahun-tahun mereka tak bertemu, Alessio kembali muncul ketika kedua orangtuanya meninggal. Suka atau tidak, Gianna harus berada di sisi Alessio. Di bawah kontrol pria itu yang mengerikan; pria itu posesif, tapi lembut. Pria itu dingin, tapi membawa api pada Gianna. Pelan-pelan, Gianna sadar dia tidak bisa terlepas. Dia masih menginginkan Alessio, seperti pria itu menginginkannya. "Paman tidak berhak memukuli Damien!" "Gia-" "Dia kekasihku paman. Tidak ada salahnya jika dia menciumku-" Ucapan Gia terputus ketika Alessio mencium bibirnya. Gianna membelalak. Ia mengerjap-dengan napas yang memburu-menatap Alessio lekat. "Ini yang kau mau?" Alessio mengecup bibir Gianna sekali lagi. "Aku bisa melakukannya lebih baik dari pria itu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines