Setelah Hujan Reda

Setelah Hujan Reda

  • WpView
    Reads 524
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 15, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Dunianya terlalu monoton. Bisa dibilang begitu flat. Tak ada hal istimewa yang membuat hidupnya menjadi lebih indah. Tapi ia menyukainya. Ia tak pernah memusingkan hal itu. Sebab baginya hal terpenting adalah menjadi diri sendiri tanpa harus memusingkan anggapan orang lain mengenai hidupnya. Toh ini kehidupannya, dia yang menjalani jadi biarlah orang mau berkata apa hanya saja ia tidak perduli. ~Alfarizhi Reizada Rafsanjani~ Ia sangat menyukai warna. Baginya warna adalah kehidupannya. Hidup tanpa warna bagai hidup tanpa jiwa yang hanya memiliki raga tanpa bisa mengekspresikan diri pada dunia. Ia senang menuangkan keindahan dunia yang dilihatnya dalam sketchbook. Dirinya selalu menebarkan kebahagiaan pada dunia lewat canda dan tawanya. Dan ia selalu berkeinginan menjadikan kehidupan orang lain berwarna layaknya lukisan karyanya selama ini. ~Arfinza Zeefanie Aristya Mahartama~
All Rights Reserved
#466
warna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Amour
  • DEAR ANNETHA
  • Queen Greta Oto (GXG)
  • Why Can't I Hold You?
  • ARFANAZ (COMPLETED✓)
  • ALFIREN
  • Inersia
  • Three A's (3A)
  • KEPERGIAN SENJA
  • All Too Well
Amour

(Completed) Kok ada ya manusia unik kayak gitu? Gak gak, lebih tepatnya ANEH! Bertemu dengannya adalah suatu ketidaksengajaan yang aku harapkan. #GXG

More details
WpActionLinkContent Guidelines