HIMITSU (Detektif Conan fanfiction)

HIMITSU (Detektif Conan fanfiction)

  • WpView
    Reads 3,746
  • WpVote
    Votes 309
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 22, 2018
Rei Furuya Masumi Sera ~~~ "jangan pergi masumi, aku membutuhkanmu" Rei memegang tangan Sera "sedangkan kau bagaimana? kau hanya bersamaku saat kau membutuhkanku" balas Sera "lalu, aku harus bagaimana?" ~~ sebuah konflik, sebuah benang kusut, dan sebuah rahasia. Dia mencintainya, namun ia membenci kakaknya, ikatan yang tak mau lepas antara sebuah rahasia dan ingatan. akan kah rahasia ini terkuak? dan ingatan meyakitkan muncul? ~~ "itu semua tergantung padamu... Zero..." ~~ HIMITSU (Rahasia) fanfiction detektif conan ~~ Disclaimer: Detective Conan, by Aoyama Gosho ~~
All Rights Reserved
#48
gin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu, dan Waktu. [END]
  • Petaka Cinta [Gilgamesh x Fem!Reader]
  • Aishitemasu • Detective Conan Fanfiction | 「Akai Shuichi x Reader」
  • Shinichi Little Sister [ Detektif Conan X Reader ]
  • THIS IS LOVE (END)
  • Eye Of Futures [ Detective Conan X OC ]
  • Still, Her [END] [Sasori X Sakura Fanfiction]
  • Reach the Sun (Fanfiction)
  • Bloodstained Secrets: An Idol's Game and the Detective Case

Akisya Kirana Maharani tidak pernah menyangka bahwa kedekatannya dengan Mahaprana Hisyam-siswa populer dan pendiam di sekolah-akan menjadi awal dari perjalanan emosional yang mengubah cara pandangnya tentang cinta, waktu, dan kehilangan. Mereka tumbuh dalam cerita yang hangat: belajar saling memahami, berbagi impian, dan menepis perbedaan. Akisya percaya bahwa cinta bisa melampaui waktu, sementara Hisyam menyimpan pandangan realistis bahwa tidak semua hal bisa dipertahankan selamanya. Namun, kehidupan punya caranya sendiri untuk menguji. Perbedaan prinsip, jarak emosional, dan keadaan tak terduga membuat mereka harus memilih: memperjuangkan hubungan yang perlahan pudar atau melepaskan demi luka yang lebih sedikit. Ketika waktu tak memberi kesempatan kedua, mampukah kata-kata yang pernah diucapkan menjadi pengikat terakhir mereka? ."Aku harap, kita bisa bertemu kamu di kehidupan selanjutnya dengan versi yang lebih baik dari kita masing-masing." - Hisyam. ⚠️WARNING⚠️ Semua unsur cerita ini murni dari pemikiran author. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan jalan cerita. semuanya itu hanya kebetulan tanpa unsur sengaja.

More details
WpActionLinkContent Guidelines