Ta'aruf Yuk!

Ta'aruf Yuk!

  • WpView
    Leituras 666
  • WpVote
    Votos 23
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadConcluída seg, mai 1, 2017
WpInfo
Ficção
Romance
"Cinta..... Kau datang tanpa dikira Lalu pergi tanpa menyapa Cinta...... Kau indahkan dunia Tapi tak lupa menabur luka Cinta...... Aku mohon kepadamu Jangan datang lalu pergi Jangan berbahagia lalu menyakiti...." Semua ini begitu menyesakkan, untuk diriku dan bukan untuk dirinya. Ya! Dia yang memulai dan aku yang mengakhiri. Aku benar-benar bodoh, sangat bodoh ku kira. Hingga aku bisa terjebak oleh rasa yang terlalu dalam dan ku yakin tak akan mungkin terbalaskan. Perasaanku hanya sebatas kapas yang lenyap tertelan angin. Apa perdulinya tentang semua ini ?
Todos os Direitos Reservados
#23
lisaa
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Mahligai Sunyi
  • From Sorrow To Happiness || Mayor Teddy
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • TAK BERSAMBUT
  • Imamku Badboy (SUDAH TERBIT) ✔
  • Bisikan di Balik Rintik
  • HIDAYAH CINTA UNTUK ZHAFIRA (TERBIT)
  • Terkulai Tapi Tak Layu
  • Promise Me ( END )
  • ANA UHIBBUKA FILLAH  (End)

Novel "Mahligai Sunyi": Senja mulai menua di balik jendela kaca, membiaskan cahaya jingga yang merayap perlahan di sudut ruangan. Aku duduk dalam diam, menatap kosong pada cangkir teh yang tak lagi mengepul. Aroma melati yang biasa menenangkan kini terasa hambar di inderaku. Aku terjebak dalam pusaran pikiranku sendiri, menggenggam kenyataan yang pahit namun tak bisa kutolak. Aku pernah percaya bahwa cinta adalah tentang memilih satu orang, bertahan dengannya dalam segala cuaca, dalam segala luka. Namun, kini aku mengerti bahwa terkadang, cinta juga berarti kehilangan-kehilangan harapan, kehilangan rasa percaya, bahkan kehilangan diriku sendiri dalam labirin luka yang diciptakan oleh seseorang yang seharusnya menjagaku. Arion adalah cintaku, atau setidaknya pernah menjadi. Aku mempercayainya lebih dari yang seharusnya, mencintainya lebih dari yang pantas. Namun, cinta saja tidak cukup untuk mempertahankan sebuah rumah tangga. Tidak cukup untuk menghindarkanku dari rasa sakit yang berkali-kali ia hadiahkan. Tidak cukup untuk membuatnya berhenti mencari bahagia di tempat lain. Aku telah memaafkan, berkali-kali. Aku telah memberi kesempatan, hingga tak tahu lagi batas dari kata "cukup." Tetapi, sampai kapan aku harus terus bertahan? Sampai kapan aku harus mengorbankan kebahagiaanku sendiri demi menjaga sesuatu yang terus menerus hancur? Dan di sinilah aku, berdiri di persimpangan. Antara bertahan dengan luka atau pergi dengan sisa-sisa keberanian yang kupunya. Aku tidak tahu bagaimana akhir dari kisah ini. Yang kutahu, aku hanya ingin menemukan kembali diriku yang telah lama hilang.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo