We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tak Tau Menau

Tak Tau Menau

  • WpView
    Reads 71
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 9, 2018
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Cerita tentang petualangan dan perjuangan hidup bersama sahabat, teruslah membaca cerita ini, sangat memotivasi, dan sangat menghibur. Penggalan Puisi ini menggambarkan seorang sahabat yang berkhianat yang nantinya akan diceritakan pula di novel ini.. Untuk Seseorang Yang Dulu Menghiburku. Dulu, sepintas rupa terlihat. Sepintas harapan mulai terpancar dari matanya. Sosok yang lugu dalam senyumnya. Sang polos sang penyejuk jiwa. Teman, kuanggap dulu kau sang kawan. Kau berbalik jadikanku pelampiasan. Kenapa Kau lengkap teman, Kau beri aku bahagia dan kau pula yang beri aku derita. Kau dulu menghibur, Dengan hati yang terlihat tulus, Dan mata sang penyejuk jiwa. Kau sangat berharga, Tapi ku tak bisa apa, Kau pergi dan beri ku derita. Kau dulu menghibur, Dengan senyum sang penyejuk jiwa. Kau dulu menghibur, Dengan segala cita dan tawa yang kini tiada. Kita dulu, Selalu mau, Tertawa dan tersenyum dengan hati yang lugu. ~Mario
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • Langit Biru [END]
  • Rain-A
  • RAINKA - SUDAH TERBIT
  • Arafah
  • ELANOAVA [COMPLETED]
  • Laskar Jingga
  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]
  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • Dunia Aray

Wulan mendekat, penasaran. Bintang mengeluarkan sebuah gelang anyaman dari kantong celananya. "Ini buat kamu. Supaya kita selalu jadi sahabat selamanya." Wulan tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Sahabat selamanya?" Bintang mengangguk yakin. _________________________________ _________________________________ "Kehilangan mengajarkanku arti kehadiran. Tapi kehadiran yang tak pernah pergi, mengajarkanku arti pulang. Dan pada akhirnya, bukan tentang siapa yang kembali-melainkan siapa yang sejak awal tak pernah benar-benar pergi." __________________________________________________________________ "Lucu ya? Saat akhirnya kupikir aku bisa bernapas lega, dunia malah menertawakan aku. Seolah berkata, 'Jangan senang dulu, aku belum selesai menghancurkanmu.'" - Wulan Salsabila. __________________________________________________________________ "Orang yang paling keras kepala bukan orang yang tidak mau mendengarkan perkataan orang lain. Tapi dia yang tahu dirinya hancur, tahu dirinya butuh bantuan, tapi tetap saja milih buat menyimpan semuanya sendiri." -Raka Aditya. __________________________________________________________________ "Lan, kalau aku adalah bintang indahmu, maka kamu adalah bulanku-seseorang yang memberiku cahaya bahkan di malam-malam tergelap. Kamu adalah ketenangan, kehangatan, kehadiran yang membuat segalanya terasa aman dan indah. Bahkan ketika bintang-bintang mulai redup, bulan tetap bertahan, bersinar dengan tenang. Jadi, jika kamu memanggilku bintang indahmu, maka aku akan memanggilmu bulan abadiku-seseorang yang tetap tinggal, seseorang yang selalu bersinar di langitku." -Bintang Pradipta. __________________________________________________________________ "Dari janji persahabatan di bawah pohon rindang SD, hingga langkah-langkah berat di SMA-kapan persahabatan berubah menjadi sesuatu yang lebih rumit?" PERHATIAN‼️ Cerita ini murni ide author tanpa menjiplak karya siapapun enjoy~♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines