IA(N)A : You Are My First

IA(N)A : You Are My First

  • WpView
    Reads 1,179
  • WpVote
    Votes 177
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 10, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
JANGAN DIBACA!! { TAHAP REVISI~MASIH SANGAT BERANTAKAN. } Gadis kecilku sudah tumbuh menjadi wanita dewasa yang sangat cantik, secara fisik. tapi aku tau dia tetaplah gadis kecilku yang polos dan manja. 12 tahun berpisah, apakah dia masih mengenal dan mengingatku atau mungkin dia sudah melupakanku ? aku berjanji saat aku kembali ke indonesia lagi akan ku pastikan kamu kembali menjadi miliku. . IAN .
All Rights Reserved
#619
sweet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 180° [END]
  • All The Small Thing
  • Pilihan ku
  • obsesi seorang mantan pacar
  • Pretty Boy But Cool~
  • someone like you
  • Move Back
  • Mistake: it began as a mistake
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

🌼 Follow akunku sebelum membaca! 🌼 Dilarang plagiat karena ide itu MAHAL! 🌼 Status cerita sudah end, jadi bisa marathon sampai akhir. 🌼 Jangan lupa vote dan komen saat membaca, agar Author tahu kalian benar-benar ada dan nyata. Blurb : Apa jadinya jika gadis cantik dengan predikat kaya raya, arogan, penuh kekuasaan dan kerap menindas orang lain mendadak berubah dan justru berbalik 180°? Bagaimana dengan lelaki jenius dengan penampilan cupu, bertubuh gemuk, kacamata yang bertengger di hidung dengan tambahan tompel besar di dahinya mendadak berubah 180° menjadi lelaki tampan dengan karisma yang kuat? "Jodohin Aga sama dia, Pa." -------------- "Sahara nggak mau di jodohin, Pa." -------------- "Ya, lo harus mikirin dari sekarang, lah. Pokoknya, nikah sama gue harus bisa kasih gue dua pasang anak kembar! Kalau enggak, gue poligami. Mau?" -------------- "Jadi milik gue, setelah itu menderitalah selamanya dan jangan berharap untuk bahagia!" -------------- "Lepasin, aku! Biarkan aku menerima karma tanpa harus kamu yang bertubi-tubi menghujani luka."

More details
WpActionLinkContent Guidelines