Bukan Sebab Mawar

Bukan Sebab Mawar

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 8, 2017
Allena sebelumnya tak menyukai bunga mawar sebab durinya telah melukai sebagian tubuhnya. Bunga mawar meski berduri tetapi indah disaksikan dan harum mewangi. Jika hati terluka sebab duri-duri cinta, tentu membuat jiwa dan raga menderita.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Natrium dan Klorida
  • Dunia Alana
  • aq hanya seorang wanita yang buruk rupa
  • only you one is mine
  • Our Baby
  • ALANA [REVISI]
  • WUNDE ( Selesai )
  • Memories Of Love  (SELESAI)
  • Alena Zealinne Artharendra

"Nana berusaha menggenggam mawar dari Angga terlalu erat" Lirih Nana mengucapkan kalimat itu, "Sampai durinya melukai Nana begitu dalam". Sebait analogi kecil tercipta, menggambarkan dengan jelas apa yang terjadi di hati Nana. Angga tetap bungkam. Sakit. Perih. Ia tahu ia sedang melukai hati Nana. Hati yang tulus mencintainya. "Nana-" Gadis itu lagi-lagi terisak. "Apa Angga bukan lagi untuk Nana seorang?" Ah kalimat itu. Hati Angga ditikam sangat dalam. Pertanyaan itu tak mampu ia jawab. Lidahnya kelu. "Apa ada hati yang lain?" Nana bertanya lagi. Iya. Ada. Maafin Angga. Angga membatin. Ia tak sanggup lagi melukai Nana lebih dalam. Hatinya harus memilih. "Mawarnya ngga mau melukai Nana lagi. Mawarnya harus pergi" Jawab Angga lirih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines