Akmila
  • WpView
    Reads 6,148
  • WpVote
    Votes 163
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Wed, Oct 4, 2017
"Maaf aku gak bisa" Jawaban itu, jawaban itu yang membuat Marsel terkejut. Dia di tolak, seorang Marsel Rahardian di tolak. "Kenapa?" tanya Marsel "Karena ada hati seseorang yang menunggu-" jawab Akmila menggantung membuat Marsel tegang. Jangan sampai Akmila punya cinta yang lain, jangan sampai. Pikir Marsel "Yaitu... Kamu" Marsel mendongak saat Akmila mengatakannya yang sedari tadi menunduk takut apa yang dipikirkannya terjadi, dia takut di tolak. Tetapi setelah mendengar Akmila mengatakan itu Marsel mengira bahwa dia menerimanya. Akmila menerima cintanya. Marsel tersenyum dan langsung memeluk Akmila yang di balas pelukan Akmila di hadapan Gilang dan Kevin membuat mereka jadi iri melihatnya. Mereka terus berpelukan seakan tidak ada hari esok. Sekarang hati mereka bersatu, mereka memang saling mencintai dalam waktu yang dekat. Aneh bukan.
All Rights Reserved
#31
marsel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HEARTBREAKING (On Going)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Dia Anggana.
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • GILANG ABRAHAM
  • ALVANSA [Completed]
  • Farel Dan Bella
  • COMPLICATED
  • F A K E ? [End]

~HEARTBREAKING~ _________________________________________ Perlahan ia melangkah,menepis jarak yang terbentang diantara keduanya.Hingga akhirnya ia mensejajarkan dirinya tepat didepan gadis yang wajahnya kini tampak basah,campuran keringat juga air mata"Berapa?"satu kalimat yang mampu membuat gadis yang tak lain ialah Arum tersentak detik itu juga. "Kak-" "Berapa dia bayar lo?"tukas Adrian dingin,tanpa perduli air mata Arum yang kian tampak deras"sebut aja!Gue bayar 1000 kali lipat-"katanya menggantung dengan pandangan mata yang seolah tengah menelanjangi Arum . "Kak-" "Syaratnya cukup puasin gue sekali,cuma sekali ! listen?"potongnya penuh penekanan disetiap katanya,sementara ditempatnya Arum menggeleng keras seraya menangis tersedu. _________________________________________ WARNING : 17+ "MENULIS TAK SEMUDAH MEMBACA " Story by :orangeflavours Ig :@flavoursorange Twitter : @orangeflavours Youtube : @orangeflavours

More details
WpActionLinkContent Guidelines