Story cover for Vanilla by mchllxx_
Vanilla
  • WpView
    LECTURAS 244
  • WpVote
    Votos 35
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 244
  • WpVote
    Votos 35
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado abr 08, 2017
Masa-masa putih abu-abu memang sangatlah berarti bagi mereka yang masih menjalani ataupun sudah menjalaninya. 

Masa putih abu-abu mengajarkan mu arti sebuah pentingnya waktu untuk berkumpul bersama teman sebelum pada akhirnya semua sibuk pada urusannya masing masing.

Tapi bagaimana dengan nasib seorang gadis 16 tahun yang mengalami amnesia? 
Bisakah dia kembali pada masa yang seharusnya dia jalani?
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Vanilla a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#15vanilla
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
FATQEEL de drmalfoyyy
16 partes Continúa
Aqeela Calista tumbuh di keluarga kaya raya yang menjunjung tinggi kesempurnaan. Sejak kecil, ia sudah terbiasa hidup dalam tekanan, harus selalu menjadi yang terbaik dalam akademik dan kehidupan sosialnya. Di mata orang lain, Aqeela adalah gadis yang sempurna-cerdas, cantik, dan berasal dari keluarga terpandang. Tapi di balik semua itu, ia menyimpan rasa lelah yang tak pernah ia tunjukkan pada siapa pun. Satu-satunya orang yang selalu ada untuknya adalah Fattah Fernandes. Fattah, cowok yang sama kaya dan berpengaruhnya, tapi lebih memilih hidup dengan caranya sendiri. Tidak banyak bicara, tidak suka menjadi pusat perhatian, namun selalu ada di saat Aqeela butuh tempat bersandar. Diam-diam, sejak SMP, Fattah telah menyimpan perasaan untuk Aqeela-perasaan yang tumbuh semakin dalam seiring waktu berjalan. Fattah bisa melakukan apa pun untuk Aqeela. Dia melindunginya dalam diam, memastikan Aqeela selalu aman, dan bahkan rela mengorbankan dirinya sendiri agar Aqeela bisa tetap tersenyum. Tapi bagi Aqeela, Fattah hanyalah sahabat-seseorang yang selalu ada, tapi tidak pernah ia lihat lebih dari itu. Saat hidup Aqeela mulai berantakan karena tekanan keluarga dan ambisinya sendiri, Fattah tetap di sisinya. Tapi sampai kapan? Sampai kapan Fattah bisa bertahan mencintai seseorang yang bahkan tidak menyadari betapa dalamnya perasaan yang ia simpan? Di antara kemewahan, ambisi, dan perasaan yang tak terucapkan, Fattah dan Aqeela harus menghadapi kenyataan: apakah cinta yang tulus akan selalu menang, atau justru tenggelam dalam ketidaktahuan?
Quizás también te guste
Slide 1 of 8
FATQEEL cover
Part Of Class cover
Langkah Kita, Selamanya cover
ANINDITA (END) cover
Filosofi Kaktus [Selesai] cover
Kenapa Harus R cover
BADAI cover
Inside of You cover

FATQEEL

16 partes Continúa

Aqeela Calista tumbuh di keluarga kaya raya yang menjunjung tinggi kesempurnaan. Sejak kecil, ia sudah terbiasa hidup dalam tekanan, harus selalu menjadi yang terbaik dalam akademik dan kehidupan sosialnya. Di mata orang lain, Aqeela adalah gadis yang sempurna-cerdas, cantik, dan berasal dari keluarga terpandang. Tapi di balik semua itu, ia menyimpan rasa lelah yang tak pernah ia tunjukkan pada siapa pun. Satu-satunya orang yang selalu ada untuknya adalah Fattah Fernandes. Fattah, cowok yang sama kaya dan berpengaruhnya, tapi lebih memilih hidup dengan caranya sendiri. Tidak banyak bicara, tidak suka menjadi pusat perhatian, namun selalu ada di saat Aqeela butuh tempat bersandar. Diam-diam, sejak SMP, Fattah telah menyimpan perasaan untuk Aqeela-perasaan yang tumbuh semakin dalam seiring waktu berjalan. Fattah bisa melakukan apa pun untuk Aqeela. Dia melindunginya dalam diam, memastikan Aqeela selalu aman, dan bahkan rela mengorbankan dirinya sendiri agar Aqeela bisa tetap tersenyum. Tapi bagi Aqeela, Fattah hanyalah sahabat-seseorang yang selalu ada, tapi tidak pernah ia lihat lebih dari itu. Saat hidup Aqeela mulai berantakan karena tekanan keluarga dan ambisinya sendiri, Fattah tetap di sisinya. Tapi sampai kapan? Sampai kapan Fattah bisa bertahan mencintai seseorang yang bahkan tidak menyadari betapa dalamnya perasaan yang ia simpan? Di antara kemewahan, ambisi, dan perasaan yang tak terucapkan, Fattah dan Aqeela harus menghadapi kenyataan: apakah cinta yang tulus akan selalu menang, atau justru tenggelam dalam ketidaktahuan?