The Miring Squad

The Miring Squad

  • WpView
    Reads 8,006
  • WpVote
    Votes 788
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 13, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Lelaki itu menatapnya tajam, lalu tersenyum sinis, seolah mendapat mangsa yang enak untuk santapan makan malam. Ia berniat mengeluarkan sesuatu dari tas kecilnya, Relya bersiaga siap berteriak ataupun berlari. "Daripada sendirian di tengah hujan deras, meratapi nasib yang tak jelas, pacarpun tak ada membalas, lebih baik mbak ngeredit motor ke Saya, lagi ada promo loh mbak, gratis helm, jaket, dan juga jas hujan." Tiba-tiba suara krik-krik jangkrik terdengar. Relya mengerjap-ngerjapkan mata dengan manja, layaknya orang yang tak pernah diberi obat cacing. ⚪⚪⚪ Malika, Ninsa, Adeline, Relya dan Dindra gimana? Sebenarnya mereka adalah sekumpulan alien yang singgah di bumi untuk melakukan invasi besar-besaran. Tapi tunggu, bahkan alien pun tak mau di setarakan dengan mereka. Lalu mereka itu apa? Kamu gak akan tahu, tempe, combro kalo gak baca sendiri.
All Rights Reserved
#259
goodgirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DEVAN
  • KELAS ABSTRAK
  • Shoplifting Heart
  • Cool Boy Vs Cool Girl [Completed]
  • -AFTER RAIN-
  • Friendzone
  • My Prince
  • Miss Independence 's Boyfriend
  • Ar.
  • Crazy Couple [End] ✔
DEVAN

Agasa Devan Pratama, bukan laki-laki yang femous disekolah, bukan laki-laki bad boy yang disukai banyak cewek-cewek disekolah, bukan laki-laki playboy yang nembak seluruh populasi cewek disekolah, bukan juga cowok dingin yang suka ngomong singkat seperti kebanyakan cerita diberbagai novel, dia berbeda. Hidupnya memiliki banyak warna, sampai-sampai perempuan bernama Icha Aprilia Renata yang hidupnya biasa-biasa saja tertarik dengan cahaya warna-warni yang dimilikinya. Sampai pada akhirnya mereka berdekatan, mereka tertawa bersama, saling bertukar senyuman dikala setiap tatapan, dan sampai pada akhirnya juga sesuatu yang tak diduga terbongkar. Hingga memunculkan perasaan aneh pada diri Icha, ya.. Icha menyukai Devan, Devan tau. Namun Devan menganggapnya hanya sebatas teman. Seketika warna-warni yang Devan beri berubah menjadi gelap, saat itu juga Icha merasakan sakit untuk kedua kalinya. ~Untuk kamu yang menganggapku sebagai teman. Terimakasih:)~

More details
WpActionLinkContent Guidelines