Setiap pagi ku selalu menunggu angin
Datang membawa sapa
Menanti embun yang berkaca dirimu
Dara yang membawa sepucuk surat darimu
Yaa,hari hari kulewati diwarnai olehmu
Hingga tak ada lagi ruang yg tak berwarna
Kau anginku,membawa sejuta udara
Yang memenuhi segenap rongga diafragma
Ku bernapas lega bila kau didekatku
Tapi angin senja kala itu
Membawa sebuah badai
Menerpa segala keutuhan hati
Akankah kita bisa berjalan melewati angin senja?
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.