Story cover for Heart Break by svannieann
Heart Break
  • WpView
    Reads 6,072
  • WpVote
    Votes 714
  • WpPart
    Parts 85
  • WpView
    Reads 6,072
  • WpVote
    Votes 714
  • WpPart
    Parts 85
Ongoing, First published Apr 09, 2017
#104 in Poetry [17-04-17]
•••

Teruntuk, 
para pengunjung hati yang datang silih berganti.

Terima kasih, karena telah pernah singgah di hidup saya, sekedar untuk membuat saya paham pahit manisnya realita percintaan. 

Dan sajak ini tercipta ketika saya tak mampu lagi menyuarakan bagaimana perihnya luka yang ada. 

ini tercipta karena kalian, para pengunjung hati, 
yang menaburkan masing-masing kisah berbeda, 
dengan kedalaman luka yang berbeda-beda pula. 


tertanda, 
svannieann.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Heart Break to your library and receive updates
or
#176poetrycollection
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔ cover
Kepada sang pencipta rindu cover
ROMANSA KATA cover
Rangkaian Kata (Completed) cover
Ranya [VERSI DIGITAL TERBIT DI KARYAKARSA] cover
The Upside Down World : Poets Antology (Completed) cover
Kisah Nyata Dalam Mimpi cover
[Bukan] Cinta Pertama cover
Coretan Rasa [Completed] cover
Infinity cover

Rengkuh Rasa, Remuk Raga | ✔

200 parts Complete

Highest rank #1 poetry (21/03/2025) #1 poem (12/04/2025) #1 nonfiction (23/05/2025) #1 quote (15/02/2025) #1 syair (15/02/2025) #1 words (08/02/2025) #1 puisiindonesia (02/02/2025) #1 sastraindonesia (21/02/2025) #1 berpuisi (05/05/2025) #1 perih (15/03/2025) #1 antologi (15/02/2025) #1 wattpadpoetry (02/02/2025) #1 pencintasastra (02/02/2025) #2 diksi (15/05/2025) #6 favorit (23/05/2025) #9 aksara (08/02/2025) #12 nonfiksi (19/06/2025) #13 puisi (18/08/2025) #22 rasa (12/04/2025) #60 indonesiamembaca (10/03/2025) Manusia dan searsip perasaan tidak pernah ada selesainya. Rasanya aku ingin meraung, lelah terdistraksi oleh rumitnya pemikiran orang lain. "Belajarlah tumbuh dari luka," katamu berusaha membunuh resahku. Dalam sesak diriku menjawab, "dan semoga luka itu juga mau menerima aku." Aku tau seberapa sulitnya menjadi manusia, atau seberapa banyak sakit yang harus kamu tahan hanya karena tidak punya tempat berkeluh-kesah. Untuk tubuh-tubuh yang remuk oleh luka, sajak-sajak ini lahir untuk membimbingmu merengkuh seluruh perasaan. *** Seri Satu dari antologi puisi FOUR ©2025