Permata Yang Hilang

Permata Yang Hilang

  • WpView
    Leituras 165
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, abr 22, 2017
Ku ingat saat pertama ku melihat mu,dimana kau sedang duduk sendiri di kursi kecil di taman bunga di tengah kota. Pagi itu sangat cerah,matahari pun seakan tersenyum menyapa dengan hangat nya,cahaya mentari pagi yang indah itu seakan jatuh tepat di atas mu,sehingga kau pun bersinar. kau tau?? kau begitu indah,ingin rasanya bisa mengenal mu ,mana kala kau mau berbagi cerita dengan ku.Aku mencoba untuk melangkah kan kaki ku menuju tempat duduk mu. "hy" kataku sambil mengulurkan tanganku dengan kaku. Kau pun mulai tersadar dari lamunanmu,dan memandangku. "hy" katamu sambil tersenyum dan meraih tanganku. Kau tau?? Aku begitu bahagia,aku pun mulai tersadar,katanya kain sutra begitu lembut nyatanya sentuhanmu lah yang paling lembut. Kita pun berkenalan dan saling berbagi cerita tentang hidup kita.semua yang kau katakan tidak terlalu jelas ku dengar dan ku ingat, namun satu yang ku ingat ,kau ber kata "aku belum punya pacar" ke bahagian muncul di hati ku,mana kala tuhan merestui,semua yang ter baik akan ku lakukan untuk mu.
Todos os Direitos Reservados
#114
pembaca
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Remember Me As A Time of Day✅
  • Love that is hard to express
  • beach and you
  • I FOUND YOU S2
  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • Dear Fenly || Un1ty
  • Lil'sist
  • Kamu [SELESAI]✔
  • syanin

Tidakkah kau rasakan waktu berlalu begitu cepat? Ia hampir saja membuatku melupakan satu hal yang paling menyakitkan tentang dirimu. Tentang kau yang tiba-tiba hilang seakan ditelan bumi. Tentang lenyapnya impian yang pernah kita rangkai bersama. Hidup bahagia dalam bahtera rumah tangga. Dan membangun sebuah keluarga kecil yang bahagia. Bahkan semua itu telah kita susun sedemikian apik dan terlaksana sesuai harapan. Namun ternyata kenyataan menamparku dengan kepergianmu. Kehidupan kita yang aku damba-dambakan sekarang hanya menjadi sebatas imajinasi. Sejak kepergianmu tak ada satu haripun yang aku lewati tanpa memikirkanmu Berulang kali ku paksa memoriku untuk memutar deretan hari yang kita lewati bersama kedua buah hati kita sebelum kepergianmu itu, berharap aku bisa menemukan jawaban atas semua pertanyaan-pertanyaan yang menghantuiku. Namun tak ada satupun dari rentetan kenangan itu yang menjawab kegelisahanku. Sampai akhirnya waktu, benar membuatku terbiasa. Mencoba menghapus semuanya meski seringkali dadaku sesak karena tangis yang tak bisa kulepas. Dan kini sudah dua tahun kisah kita berakhir tanpa kata pisah Dan takdir seolah mempermainkanku dengan mempertemukan kita kembali secara tidak sengaja Kau masih sama, tidak ada yang berubah Kau masih seperti sosok yang dulu membuatku jatuh hati Tapi yang membuatku terpukul adalah Tuhan merenggut ingatanmu.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo