
Sebuah kebodohan yang berasal dari dua pasang manusia. Yang tak hanya melibatkan hati mereka, namun hati hati yang lainnya. Bodohnya lagi mereka sadar tengah melakukan kebodohan itu. •~•~•~•~• Kanya sadar, ia terlalu bodoh dan kejam karena membiarkan ikatan Friendzone ini masih berjalan. Membiarkan rasa nyaman ini merangsek masuk hingga menyentuh tiap sel darahnya. Bodohnya lagi, ia hanya merasa bersalah namun tetap pada kebiasaannya, yaitu menyakiti lelaki itu. (Jasmine Arkanya Refarah Handini) *-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-*-* Rafa pun sadar, ia bodoh karena masih tetap mencintai dan mempertahankan apa yang tidak dapat ia pertahankan. Mungkin otaknya telah kalah telak dengan perasaan bernama cinta yang merubah warna abu-abu dihidupnya menjadi penuh warna. Ia menyukai tantangan, dan ketika wanita itu masuk ke kehidupan nya, ia merasa tertantang. Keberanian yang bodoh menurutku. (Rafarengga Abimanyu Nendra Pradana) •~•~•~•~• Mungkin ini sangat berbeda dengan cerita yang kalian baca, karena kadar kewarasan mereka berdua yang berlebih. Namun, aku bisa menjanjikan kalian akan terbawa suasana oleh kebodohan mereka, yang menghasilkan perasaan egois itu. Perasaan yang harusnya telah terbunuh lenyap, namun mereka biarkan tumbuh hingga akarnya tertancap kuat pada pondasi hati masing-masingTodos los derechos reservados