Story cover for Real Life by melteen17
Real Life
  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 44
  • WpPart
    Parts 6
Complete, First published Apr 11, 2017
*****************************************

Reynald josher, salah satu orang yang tidak percaya akan adanya cinta, karena kepercayaannya terhadap cinta hilang begitu saja oleh rasa kecewa dan terkhianat. Dan dia menyimpulkan bahwa tidak ada cinta, yang ada hanyalah terobsesi ingin memiliki, atau hanya ingin harta.

Berbeda dengan ashila manthanial, dia begitu percaya akan adanya cinta . karena semua orang memiliki cinta, kenapa tidak saling mencintai? Meskipun dia belum pernah merasakan cinta, tetapi dia begitu yakin cinta itu indah. Begitu yang dia lihat, dan tidak tahu bagaimana rasanya. 


Bagaimana jika kedua definisi cinta ini bersatu atas takdir tuhan? mereka akan saling menguatkan argumen masing-masing atau salah seorang dari mereka mengalah?


*****************************************
All Rights Reserved
Sign up to add Real Life to your library and receive updates
or
#25reynald
Content Guidelines
You may also like
Love Hurts by RennySande
11 parts Complete
Sejak kecil Renata adalah gadis yang hidup penuh dengan perasaan cinta di hatinya, ia sangat mencintai orang-orang disekelilingnya, meski tak pernah ada seorang pun yang mencintainya termasuk-Natalia-ibu kandungnya sendiri. Renata selalu merasa bahwa Natalia sangat membencinya. Selama ini Renata hanya bisa bermimpi jika suatu saat nanti ia bisa merasakan kasih sayang dan pelukan hangat dari wanita yang melahirkannya itu. Selama ini yang menjadi penghibur dan penopang terbesar dalam hidupnya adalah-Romeo-sahabatnya sejak kecil. Romeo selalu menganggapnya sebagai Adik dan tidak pernah lebih dari itu, walaupun sesungguhnya Renata memiliki perasaan lebih terhadapnya, namun sayang Romeo tidak pernah bisa peka dengan perasaan yang dimiliki oleh Renata. ••••• Apakah terlalu sulit, untuk bisa memahami perasaanku ... aku hanya ingin kamu tahu bahwa aku sangat mencintaimu. Saat ini yang kumiliki hanya kamu, kamu yang selalu ada untukku. Bagiku kamu adalah semangat yang mampu membuatku tegar menghadapi dunia yang tak pernah adil padaku. Tolong jangan tinggalkan kusendiri, tanpamu aku bisa mati. Aku akan tetap mencintaimu, meski tak kau sadari itu. Tuhan, kenapa aku merasa hidupku ini begitu sangat menyakitkan, aku merasa diriku ini selalu ditolak dan tidak diinginkan oleh duniaku. Apa yang salah denganku sehingga aku selalu diperlakukan seperti ini? Apa salah jika aku berharap perasaan cinta yang kurasanan ini terbalas? Aku juga ingin bahagia, meski hanya sesaat.... -Renata Wijaya- ◇◇◇◇◇ Copyright©2015 By : Renny Sande Genre : Novel Dewasa Romantis Status : Tamat
You may also like
Slide 1 of 9
ELSHANUM AZ-ZAHRA (COMPLETE) cover
Zero-sum Love [FIN] cover
LEITHLEACH cover
DEFENSE✓ cover
LIFE LINE | Of Blood, Love, and Loyalty cover
Real love cover
Karena Kamu Rumahnya  cover
Zeit [ ON HOLD ]  cover
Love Hurts cover

ELSHANUM AZ-ZAHRA (COMPLETE)

43 parts Complete

~ selesai ~ Kisah ini bercerita tentang seorang perempuan bernama Elshanum Az-zahra, gadis tomboi yang tak mengenal rasa takut, dan selalu terlihat ceria di depan semua orang. Namun, siapa sangkah ia memendam rasa pada sahabatnya selama sepuluh tahun. Sampai akhirnya ia tau kalau orang yang dicintainya mencintai orang lain, disaat ia tengah berusaha untuk melupakan cintanya, dengan pergi jauh. Allah datangkan seseorang untuk menyadarkannya tentang kesalahan yang selama ini ia lakukan. "Aku tau kau ingin menjadi seperti Fatimah Az-Zahra. Namun, kau bukan Fatimah yang bisa menjaga kesucian cintanya pada Ali, saking sucinya cinta itu hingga setan pun tak tau. Kau tidak bisa mencintainya seperti itu El. Berusahalah menjadi Zulaikha. Ketika Zulaikha mengejar cinta Yusuf, Allah jauhkan Yusuf darinya. Tapi ketika Zulaikha mengejar cinta Allah, Allah datangkan Yusuf kepadanya. Dekati dulu penciptanya baru ciptaannya." "Love is not owning and belonging however. Love is a sacrifice and a struggle." ~ Muhammad Ammar Aleksi~