Real Life

Real Life

  • WpView
    Membaca 176
  • WpVote
    Vote 44
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadLengkap Kam, Nov 7, 2019
WpInfo
Fiksi
Romansa
***************************************** Reynald josher, salah satu orang yang tidak percaya akan adanya cinta, karena kepercayaannya terhadap cinta hilang begitu saja oleh rasa kecewa dan terkhianat. Dan dia menyimpulkan bahwa tidak ada cinta, yang ada hanyalah terobsesi ingin memiliki, atau hanya ingin harta. Berbeda dengan ashila manthanial, dia begitu percaya akan adanya cinta . karena semua orang memiliki cinta, kenapa tidak saling mencintai? Meskipun dia belum pernah merasakan cinta, tetapi dia begitu yakin cinta itu indah. Begitu yang dia lihat, dan tidak tahu bagaimana rasanya. Bagaimana jika kedua definisi cinta ini bersatu atas takdir tuhan? mereka akan saling menguatkan argumen masing-masing atau salah seorang dari mereka mengalah? *****************************************
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#133
alvaro
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DEFENSE✓
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • The Mistake of My Life
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Janji Diujung Doa
  • Zeit [ ON HOLD ]
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Atrapado [Completed]

COMPLETED✓ Cowo gesrek, tukang comment, dan jahil itu yang selalu membuat Aileen kesal setiap hari. Sering kali Aileen dan Reynald bertengkar atau beradu argumen satu sama lain. Tapi, pertemanan mereka bukan hanya sekedar bertengkar. Saling membantu dan memperhatikan juga ikut serta. Banyak yang bilang, ketika seorang cewek dan cowok selalu bertengkar akan menimbulkan perasaan. Tapi apakah itu berlaku untuk Aileen dan Reynald? Dan ketika salah satu dari mereka merasakan cinta. Apakah semesta mengizinkannya bersama? •••••••••• Saat ia jatuh cinta kembali, tapi semesta seakan melarang keras untuk mempersatukan mereka. Ketika kita yang selalu bersama, ketika satu kalimat saja bisa membuat kita berbalas argumen. Namun saat ini, bahkan untuk beradu tatap saja tidak punya keberanian. Jarak. Dia pemberi jarak itu. Bagaimana rasanya dijauhi seseorang yang bahkan kita ingin selalu berada di dekatnya?

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan