Story cover for Hurt by Senja_rixa
Hurt
  • WpView
    LECTURAS 2,938
  • WpVote
    Votos 277
  • WpPart
    Partes 28
  • WpView
    LECTURAS 2,938
  • WpVote
    Votos 277
  • WpPart
    Partes 28
Continúa, Has publicado abr 11, 2017
Sebuah rasa fana namun terasa nyata menerbangkan  ribuan kupu-kupu yang terasa menggelitik jiwa dan mampu menumbuhkan  rasa yang dinamakan  "CINTA". Namun  rasa itu hanya singgah sementara sebelum kau menggantikannya dengan rasa sakit yang menyayat hati hingga menjadikannya kepingan-kepingan  kecil tak terbentuk lagi yang kusebut itu "LUKA" ~ QIANDRA GRACELINA ANDARA
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Hurt a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#813goals
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
TACENDA de Mulyaraga
69 partes Concluida
Tacenda adalah segala yang dipilih untuk tak diucapkan, disimpan dalam senyap, dan mungkin memang lebih baik dibiarkan tetap menjadi rahasia. Tacenda kali ini bukan sekadar diam, melainkan kisah seorang gadis bermata teduh yang terjebak dalam epilog sebelum sempat menuliskan prolog. Gadis yang dengan teguh memeluk perasaannya sendiri, enggan memperdengarkan gemuruh hatinya kepada siapa pun. Ia memilih diam, bahkan ketika dunia memberi ruang untuk bersuara. "Jika dahulu aku mencintaimu tanpa alasan, maka sekarang aku melepaskan cinta itu dengan segala banyaknya alasan yang cinta itu berikan." Dialah Fazoya Aruna Zivara, gadis yang memandangi hidup lewat warna lilac dan mengejar makna dalam kepakan sayap kupu-kupu. Ia hidup dalam semangat yang lembut, penuh keteguhan yang rapuh. Cinta pertamanya adalah teman kecilnya-seseorang yang telah ia titipkan namanya dalam hati sejak lima tahun lalu, sebagai tokoh utama dalam skenario rahasia kehidupannya. Aruna takut. Bukan pada cinta, tetapi pada kemungkinan cintanya diketahui dunia. Ia takut menjadi cerita yang dibicarakan, dijadikan bahan tanya, atau lebih buruknya-dikasihani. Maka ia simpan segalanya. Ia belajar menerima luka, mengobati sendiri rapuh yang ia tahu akan datang suatu hari. Tapi sampai kapan kekuatan itu bertahan? Bagi Aruna, mencintainya bagaikan mengejar kupu-kupu di taman senja-semakin ia mendekat, semakin tinggi kupu-kupu itu terbang. Cinta itu bisa dikejar, tapi tak pernah benar-benar bisa digenggam. Seperti harapan yang menggantung, indah tapi menjauh. Lantas, akankah kupu-kupu itu akhirnya hinggap di jemari Aruna? Atau justru terbang semakin jauh, meninggalkan sang gadis bermata teduh dalam angin yang tak berjawab? Mari kita temani Aruna-menelusuri tiap langkahnya, menyingkap sunyi yang ia sembunyikan, hingga ia temukan sendiri akhir dari cinta yang tak pernah benar-benar mulai. ─────────ೋღ 🦋 ღೋ─────────
Jejak Sayap Kupu-Kupu (SELESAI) de cemyskyeun
67 partes Concluida
[Karya asli, plagiat tidak diizinkan!] PERHATIAN! Cerita ini mengandung unsur yang mungkin sensitif bagi sebagian pembaca, antara lain: • Trauma masa lalu • Kekerasan (fisik/emosional) • Kata kasar • Isu kesehatan mental Harap bijak dalam membaca. Di balik senyum lembutnya, Ezlyn menyimpan luka yang tak terlihat. Hidupnya memenuhi ekspektasi tinggi sang ibu, mengurungnya dalam batasan yang tak pernah bisa ia langgar. Setiap langkah yang diambil terasa seperti menari di atas pecahan kaca, di mana satu kesalahan saja bisa membuatnya terluka. Namun, yang paling menyesakkan bukanlah tekanan itu, melainkan bayang-bayang masa lalu yang terus menghantui. Trauma itu datang tanpa izin. Dalam mimpi, dalam ketenangan, bahkan di antara gelak tawa. Kadang-kadang, rasa bersalah begitu kuat hingga ia menyakiti dirinya sendiri, seolah itu satu-satunya cara untuk meredakan luka di dalam hatinya. Namun, kepada dunia, ia hanya menunjukkan wajah penuh kebahagiaan, seolah semuanya baik-baik saja. Hanya satu orang yang tidak bisa ia bohongi, sahabat masa kecilnya yang kini kembali hadir dalam hidupnya. Ia melihat retakan di balik topeng Ezlyn, menyadari setiap luka yang coba ia sembunyikan. Tanpa kata pun, ia selalu ada, menjaga dan berusaha mengembalikan senyum yang tulus di wajah gadis itu. ∙•◦🦋◦•∙ "Aku hanya ingin menjadi seperti kupu-kupu yang bisa terbang bebas kemana pun aku mau, tanpa merasakan penderitaan dan kesedihan melainkan selalu tersenyum bahagia diantara bunga-bunga yang bermekaran." Ezlyn Queenbien Klanderns. ◦∙·· Selamat membaca!
Quizás también te guste
Slide 1 of 9
TACENDA cover
F L E O cover
STARLA cover
LATE  cover
CINTANYA MARVA cover
Jejak Sayap Kupu-Kupu (SELESAI) cover
Ramban: Cinta & Kutukan (Old Version) cover
MATI RASA cover
RUANG HAMPA (terbit) cover

TACENDA

69 partes Concluida

Tacenda adalah segala yang dipilih untuk tak diucapkan, disimpan dalam senyap, dan mungkin memang lebih baik dibiarkan tetap menjadi rahasia. Tacenda kali ini bukan sekadar diam, melainkan kisah seorang gadis bermata teduh yang terjebak dalam epilog sebelum sempat menuliskan prolog. Gadis yang dengan teguh memeluk perasaannya sendiri, enggan memperdengarkan gemuruh hatinya kepada siapa pun. Ia memilih diam, bahkan ketika dunia memberi ruang untuk bersuara. "Jika dahulu aku mencintaimu tanpa alasan, maka sekarang aku melepaskan cinta itu dengan segala banyaknya alasan yang cinta itu berikan." Dialah Fazoya Aruna Zivara, gadis yang memandangi hidup lewat warna lilac dan mengejar makna dalam kepakan sayap kupu-kupu. Ia hidup dalam semangat yang lembut, penuh keteguhan yang rapuh. Cinta pertamanya adalah teman kecilnya-seseorang yang telah ia titipkan namanya dalam hati sejak lima tahun lalu, sebagai tokoh utama dalam skenario rahasia kehidupannya. Aruna takut. Bukan pada cinta, tetapi pada kemungkinan cintanya diketahui dunia. Ia takut menjadi cerita yang dibicarakan, dijadikan bahan tanya, atau lebih buruknya-dikasihani. Maka ia simpan segalanya. Ia belajar menerima luka, mengobati sendiri rapuh yang ia tahu akan datang suatu hari. Tapi sampai kapan kekuatan itu bertahan? Bagi Aruna, mencintainya bagaikan mengejar kupu-kupu di taman senja-semakin ia mendekat, semakin tinggi kupu-kupu itu terbang. Cinta itu bisa dikejar, tapi tak pernah benar-benar bisa digenggam. Seperti harapan yang menggantung, indah tapi menjauh. Lantas, akankah kupu-kupu itu akhirnya hinggap di jemari Aruna? Atau justru terbang semakin jauh, meninggalkan sang gadis bermata teduh dalam angin yang tak berjawab? Mari kita temani Aruna-menelusuri tiap langkahnya, menyingkap sunyi yang ia sembunyikan, hingga ia temukan sendiri akhir dari cinta yang tak pernah benar-benar mulai. ─────────ೋღ 🦋 ღೋ─────────