The Painter and Rich Heir

The Painter and Rich Heir

  • WpView
    Membaca 76
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Apr 14, 2017
Warna yang tergores diatas kanvas putih perlahan berpadu dengan lembut. Warna warna abstrak kini menampakkan wujud indahnya. Begitulah yang dipikirkan Helen Angraini Wijaya, gadis manis pecinta lukisan minyak ini adalah pewaris tunggal Wijaya Corp. Manik biru bagai dalamnya lautan dengan rambut ikal panjang sampai sepinggul. Senyumnya menawan dengan garis tipis yang dapat membunuh jutaan pria dalam sekali tembak. Helen memang mencintai lukisan, namun siapa sangka ia alan mencintai seorang pelukis. ----- Dengan lembut tangannya menggores puluhan warna dalam satu kanvas, menggoreskan setiap pintalan jiwanya kedalam sebuah lukisan. Manik hitam gelapnya bagai batu obsidian dan rambut hitamnya panjang berantakan. Hanya satu dipikirannya, impian yang ingin ia capai. Menggambar 2 hal yang ingin ia lihat seumur hidupnya. Namun gadis itu, dengan manik yang bahkan lebih indah dari batu saphire berdiri dihadapannya. Senyum indahnya mengingatakannya akan hangatnya mentari kasih yang ia lupakan menghalangi jalannya menggapai mimpi yang telah ia rangkai bertahun tahun. *** "Helen Angraini Wijaya" Ucap gadis itu dengan penuh percaya diri. Senyum yang membunuh jutaan pria tersungging dibibirnya dan tangan kecil lembutnya terulur menunggu balasan. "Oh.." Jawab pria itu singkat tak merangkai kata apapun hanya menatap tangan itu dengan kosong sebelum lewat meninggalkan gadis manis dengan mata berkedut. Pertama kali ia ditolak, bahkan oleh seseorang dengan penampilan lusuh dan rambut acak acakan. "Hallo! Helen Angraini Wijaya lhoo!! Wi-ja-ya!" Ulangnya berbalik menatap tajam pria yang berhenti sesaat. Batinnya merayakan pesta kecil membayangkan pria ini akan berlutut mungkin menjilat sepatunya. Mungkin sedikit berlebihan tapi siapa yang mau menyianyiakan kesempatan berkenalan dengan pewaris tunggal Wijaya Corp?. Orang gi- "Terus?" Jawabnya dengan nada datang sebelum mengeluarkan denggusan kecil meninggalkan gadis yang kini menggertakkan giginya. "Gila...."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#251
pelukis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rannia√
  • Amor Almira
  • THE CLIMB [Completed]
  • MY SOUL
  • Kisah Semusim
  • AMNESIAL (END)
  • AIRIS
  • Cuaca
  • Broken Flower ( Spin Off TERJEBAK)
  • ZERGAN
Rannia√

Halo guys!! Ini cerita pertama yang benar-benar asal, banyak typo, dan mohon dimaklumi saja hehe.. Ini kisah Rannia. Seorang gadis cuek, jutek nan dingin tapi tidak dengan keluarganya, Rannia gadis SMA yang masih duduk di kelas 11. Ini kisah tentang persahabatan, Hati, cinta bahkan keharmonisan keluarga beradu menjadi satu dalam kisahnya. Nahh gimana sih rasanya punya Kakak rasa musuh yang super duper nyebelin, kalau gak ada dia sehari aja merasa tenang dan damai rasanya. Belum lagi cwo tengil yang selalu ganggu setiap harinya. Rannia yang tak pernah merasakan jatuh cinta, dan bagaimana jika ia merasakannya nanti? **** "Bisa gak sih Lo gausah liatin dan gangguin gue terus?!"tanya Rannia yang kesal pada cwo itu. "gabisa Ra...gue pengen ke gini aja, liatin dan gangguin Lo tuh bikin hidup gue senang"jawab cwo itu. "Gak usah gangguin gue lagi, dan jangan ikutin gue, PAHAM!!" Rannia sambil berlalu pergi "Awas aja Lo pasti jatuh cinta sama gue Ra" sambil terbahak melihat Rannia pergi. **** Nah siapa cwo itu?... ada yang penasaran? langsung baca aja ya guys!! WARNING!!! * Bahasa non Baku/ * Ada bahasa yang kasar * Typo bertebaran dimana-mana #tolong_hargai_karya_seseorang! ~Happy Reading Guys!!!!~ Jangan lupa Follow ya,,

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan