I Need A Long Time

I Need A Long Time

  • WpView
    Leituras 1,036
  • WpVote
    Votos 28
  • WpPart
    Capítulos 3
WpMetadataReadConcluída sáb, mai 6, 2017
WpInfo
Ficção
Romance
Aku merasakan sakit disekujur tubuhku setiap saat. Tapi, anehnya.. Saat pria itu berdiri dihadapanku, rasa sakitku hilang begitu saja, menyisakan rasa sesuatu yang bergetar didalam tubuhku. Tatapan matanya yang tajam dan wajahnya yang tampan, membuat diriku seperti sedang ditelan pelangi. Aku suka matanya yang hitam kecoklatan, aku suka aroma rambutnya yang wangi. Aku suka sifatnya yang dingin dan over protektif. Semua gadis mendambakannya dan menginginkannya. Memeluknya adalah suatu hal yang sulit untuk dilakukan. Kami sebagai kaum hawa hanya bisa memandanginya dari kejauhan. _____________ Happy reading
Todos os Direitos Reservados
#101
disease
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • I Love My Little Sister
  • Cuaca
  • BRAGA (REVISI)
  • Juan [REVISI]
  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • THE BADBOY [TAMAT: PART LENGKAP]
  • SARAY(U) [Completed]
  • Sejenak Luka
  • Admire Or Love

Cerita ini mengisahkan seorang siswa yang hidupnya penuh penderitaan, baik di sekolah maupun di rumah. Ia adalah seorang anak yang lugu, mudah sakit, dan terperangkap dalam masa hidup yang kelam. Di sekolah, ia selalu menjadi sasaran bullying. Teman-temannya menjauhinya, bahkan tak ada satu pun yang mau berteman dengannya. Setiap hari, ia merasa kesepian dan tak berdaya, terjebak dalam dunia yang penuh rasa sakit dan penghinaan. Di rumah, kondisi yang lebih buruk lagi menunggunya. Kedua orang tuanya tidak menunjukkan kasih sayang sama sekali. Alih-alih memberikan dukungan, mereka justru menyiksanya, baik secara fisik maupun emosional. Setiap kali ia mendapatkan nilai yang buruk, atau bahkan tidak mendapatkan nilai seratus, ia akan dihukum dengan tidak diberi makan dan terus disiksa. Kata-kata yang terlontar dari orang tuanya begitu menyakitkan, membuatnya merasa seperti anak yang tidak berguna dan tak pantas untuk dihargai. Kondisi ini membuatnya terpuruk dalam keputusasaan. Ia merasa hidupnya tidak berarti dan mulai berpikir untuk menyerah. Setiap kali dibuli atau disiksa, ia hanya pasrah dan tidak berdaya, seakan-akan dunia ini terlalu berat untuk ia hadapi. Ia tak pernah merasakan kehangatan keluarga yang seharusnya menjadi tempat pelindungnya. Ia selalu iri melihat kebahagiaan orang lain, namun dirinya tak pernah merasakannya. Di luar, wajahnya selalu datar, tak pernah ada senyum yang menghiasi wajahnya. Luka-luka fisik dan emosional yang ia alami menjadi beban berat yang membentuk dirinya menjadi sosok yang tertutup dan terpuruk. Ia hanya bisa bersembunyi di balik kesedihan, tak tahu harus bagaimana lagi untuk bertahan. Bagaimana kisahnya akan berlanjut? Akankah ada secercah harapan yang datang untuk mengubah hidupnya? Mari kita saksikan perjalanan hidupnya yang penuh dengan perjuangan dan air mata... cerita ini murni dari pikiran yana sendiri dan jangan plagiat!!

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo