Story cover for The Struggle by srisiboro
The Struggle
  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 205
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Apr 12, 2017
[SLOW UPDATE]
Mungkin aku adalah gadis paling kolot di kota besar ini.
Aku tidak memiliki waktu bersenang-senang seperti teman-teman seumuranku, aku juga bukan anak yang lahir di tengaah-tengah keluarga yang bergelimang harta.
Saat aku masih duduk di kelas IX, keadaan sudah memaksaku supaya berpikir lebih dewasa di bandingkan teman seumuranku.

Aku ingin seperti mereka yang terlahir dari keluarga berada, jika ingin ini-itu tinggal meminta kepada orangtua.
Seiring berjalannya waktu, aku mulai mengerti kebahagiaan itu tidak diukur dari harta yang kita miliki.

Seperti sahabat ku Marissa.
Sahabat? Bukan, dia bukan sahabatku lagi.
Dia hanya serigala berbulu domba, dia penghianat.
Marissa telah menusukku dengan samurai yang sangat panjang, meninggalkan luka yang amat dalam dan membekas.
Hingga tidak seorangpun yang bisa mengobatinya.

Sampai pria itu datang, pria yang  selalu menolongku.
Namun tidak pernah ku dengar suara yang keluar dari bibirnya.
Dia selalu ada untukku, bahkan di tempat yang tidak ku duga sekalipun.

Satu hal yang aku ingat, aku tidak akan suka lagi kepada siapapun.
Cukup sudah aku disakiti, cukup sudah aku di khianati.
Inilah cerita hidupku yang membuat ku trauma percaya akan persahabatan maupun laki-laki.
All Rights Reserved
Sign up to add The Struggle to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Jejak Waktu [Complete]  by Cikacuu04
15 parts Complete
Halo guys.. I'm back dengan cerita baru, setelah cerita pertamaku yang gagal.. Semoga kalian suka yah sama cerita kali ini❤️❤️ So kalau alurnya kurang bagus tolong maklumi authornya yah, kalau ada kritik dan saran boleh langsung comment aja.. 😊😘😘 -------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Jejak waktu.. Waktu ku berjalan cepat, Menyisahkan memori yang mengakar penat. Meski ragaku berteriak memberontak, Namun, tidak dengan jiwaku. Tersenyum ia bersama mega yang merona, tatkala bintang berpijar turun ke perpaduan. Perjalanan ku mungkin sulit dan rumit hingga meninggalkan jejak waktu disetiap nafasku. Kenangan, waktu terakhir ku seindah perjalanan ku.. Ini adalah kenangan Indah yang takkan terlupakan, hanya akan membekas dalam ingatan. _________________________________________________________________________________________________________ PS : ⚠️Cerita ini hanyalah sebuah fiksi belakang yang terlahir murni dari sebuah kegabutan author, semua latar yang ada dalam cerita ini hanyalah sebuah haluan semata dan cerita ini tidak bermaksud untuk menyinggung para pembaca, jika ada kata-kata yang tidak menyenangkan mohon maafkanlah author.. Yang penasaran bisa langsung baca.. Tolong hargai dan jangan lupa kasih suport author terus, agar bisa semangat UP ceritanya, dengan cara vote kalo kalian suka dengan ceritanya, coment kalo kalian pengen kasih saran atau apapun itu, dan share kalo kalian berpikir cerita ini wajib dibaca teman-teman kalian.. Enjoy!!
You may also like
Slide 1 of 10
Dibalik Tawa  cover
Verronica (COMPLETED)  cover
Let Me Love You Longer cover
Jejak Waktu [Complete]  cover
[✔️terbit] 1. The Girl That Hurt cover
SELEPAS KAU PERGI (END) cover
Arsyilazka cover
It HURTS cover
Devon [END]  cover
JEAN cover

Dibalik Tawa

16 parts Complete

Bismillah semoga cerita ku bisa menghibur kalian ya teman-teman. Dan sebelum baca follow dulu ya biar nggak ketinggalan update terbaru dari aku Pertemuan ku ditaman itu membuat teringat akan apa yang pernah ia perbuat pada ku dan ibu ku menjadi kan goresan luka dihati ku akan kata kata yang mereka ucapkan tapi tetap ada rasa terima kasih ku atas apa yang mereka berikan pada ku saat itu. "Pergi kalian dari rumah ku tidak usah kalian injak kan kaki kalian lagi disini kalian sudah tak dianggap lagi"ujar nya pada ku dan ibuku membuat air mata lolos dari pelupuk mata nya membuat hati ku sakit tapi kenapa rasa nya lidah ini kelu untuk menjawab apa yang dikatakan nya Padahal selama ini aku dan ibu ku selalu ada dipihaknya kenapa itu yang ia katakan pada kami Segitu rendah kah harga diri kami bisa dia lakukan seenak nya Kembali..... "Aku takut jika harus mendengar nama itu dan tempat itu lagi membuat ku punya rasa dendam jika harus mendengar nya lagi bahkan bertemu orang orang seperti itu aku sudah tak sanggup lagi mas"ujar ku menangis dalam pelukan hingga baju nya basah karena berapa banyak air mata yang ku keluar kan. "Menangis lah sebanyak kamu mau dek,mas akan disini bersama mu agar kamu tidak takut lagi "ujar nya masih memeluk ku