Rindu (Rinai Pandu)

Rindu (Rinai Pandu)

  • WpView
    Reads 107
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 9, 2019
SALAM RINDU UNTUK DIRIMU. Sangat sulit untuk diterima. Menunggu bukan hal termudah untuk dijalani apalagi disertai dengan rasa rindu yang hadir. Seolah semua terasa baik-baik saja tidak ada masalah, Rinai mencoba tetap bertahan dengan rindu yang hadir. Pandu yang selalu ia tunggu dan nanti-nantikan untuk hadir, namun banyak proses yang membuatnya jarang bertemu kembali. Rinai harus bersabar lagi dan lagi. "Sejauh apapun jarak yang ditempuh, kita akan tetap begini. " -Pandu Senandung Rinai gadis berusia 16 tahun berkulit cokelat manis, rambut sebahu yang selalu terurai, dengan hidung yang simetris, jika tersenyum memunculkan satu bolongan yaitu lesung pipi tampak manis sekali. Perjuangan Cinta dalam diam yang berujung menjadi kenyataan malah membuat Rinai sakit hati. Apakah ada orang ketiga dihubungan ini?
All Rights Reserved
#207
kepercayaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kebodohanmu Akhir Cerita Kita (TELAH TERBIT)
  • She's mine (lilynn) END.
  • Dalam Diam (Sudah Tamat)
  • Tepian Semu || Lilynn✅
  • You Are Not Alone [ORINE] END
  • Hadiah Cinta Sepuluh Hari [TELAH TERBIT]
  • verlies
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • Rinai

Cape ga sih nunggu seseorang buat peka dan membalas perasaan kita? Ya begitulah yang aku rasakan saat ini, menunggu tanpa ada nya kepastian, berharap tanpa tahu apa hasil dari yang kita harapkan. "Kamu tau kan kalau aku itu cinta sama kamu" ucap Andira kecewa matanya mulai berkaca-kaca. "Ya aku tahu itu, tapi bisa gak sih kamu bersikap dewasa?" Balas Dimas dengan cuek. "Kurang dewasa apa sih aku ini? Aku selalu salah dimata kamu" ucap Dira kecewa. "Kamu harusnya sadar dong. Kamu tuh egois memikirkan perasaan kamu sendiri" Bentak Dimas. "Jadi ini caramu untuk membalas cintaku?" Ucap Andira menangis. "Aku cuma mau kamu kasih aku waktu buat ini, semuanya butuh proses" Jawab Dimas dengan menghela nafas. "Harus sampai kapan aku terus menunggu kamu?" . "Ya sampai aku ada perasaan yang sama kaya kamu". "Tapi kapan?". "Sampai aku benar-benar yakin sama kamu bahwa kamu adalah seseorang yang aku pilih karena hati bukan karena nafsu sesaat". "Kalau itu mau kamu, oke aku bakal nunggu kamu. Tapi tak selamanya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines