Story cover for CUAK by Kopi_pagi
CUAK
  • WpView
    Reads 747
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 7
  • WpView
    Reads 747
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 7
Complete, First published Apr 12, 2017
Cuak ( Bahasa Aceh ) adalah informan atau mata mata yang menjual informasi tentang keberadaan Pemberontak kepada Aparat Negara, tetapi informasi yang disampaikan kebanyakan tidak seluruhnya benar, ada upaya untuk melibatkan orang-orang yang sebenarnya tidak bersalah ( bukan Pemberontak ) dan dilaporkan seolah-olah yang bersangkutan sebagai orang yang berhak dihukum diluar pengadilan yang semestinya, hal inilah yang mengakibatkan banyak orang lain menjadi korban.

Cuak adalah salah satu pihak yang secara langsung terlibat Konflik Aceh ( 2001 sampai dengan 2005 ), kami mencoba mengangkat salah satu kisah korban sang cuak, disini kami coba merangkumnya dengan kisah perjuangan, pengkhianatan, dendam dan percintaan.

Mohon koreksinya dikolom komentar jika Pembaca merasa ada yang keliru, Terima Kasih... Wassalam.
All Rights Reserved
Sign up to add CUAK to your library and receive updates
or
#929perang
Content Guidelines
You may also like
Syal Merah by FabianBadaiAntashena
5 parts Ongoing
Lihatlah manusia.... makhluk berakal, katanya, tapi berakal hanya untuk merancang kehancuran dengan cara yang lebih efisien dari iblis manapun. Mereka lahir dengan tangan kosong, namun tumbuh dengan jemari yang tak pernah cukup menggenggam. Satu takhta tak cukup, satu negeri terlalu sempit, satu nyawa tak sebanding dengan harga ambisi. Mereka mencipta Tuhan dari kaca dan bayangan, lalu menjadikannya alasan untuk menyalakan api di rumah sesamanya. Lalu, ketika tubuh hangus terbakar, mereka berkata: "Ini takdir, ini suci." Padahal semua hanya siasat licik, untuk menjarah lebih banyak, menguasai lebih dalam. Di medan perang, tidak ada musuh sejati, hanya cermin-cermin retak yang saling menuduh bayangan masing-masing sebagai setan. Manusia menanam senyum di bibir diplomasi, sementara tangannya menandatangani pengiriman peluru ke tempat di mana anak-anak belajar menyebut "ayah". Dan ketika tanah itu retak oleh ledakan, dan langit pun tak sudi menurunkan hujan, mereka berkumpul di ruang rapat ber-AC, membahas damai yang bisa dijual dengan harga saham. Oh, manusia bukan makhluk sosial- mereka makhluk serigala yang diajari mengenakan jas. Mereka berdiri di atas kuburan sambil berkata: "Semua demi kemajuan." Apa makna "maju", jika harus melangkahi mayat? Apa artinya "kebebasan", jika harus dipaksa dengan moncong senjata? Mereka mencipta kata-kata indah- "perjuangan", "nasionalisme", "pengorbanan", tapi semuanya hanya selimut untuk menutupi nafsu kekuasaan yang menjijikkan. Sejatinya, manusia mencintai kehancuran- sebab di puing-puing itu, mereka bisa membangun kerajaan atas nama harapan, padahal fondasinya dari daging dan darah. Tak ada yang suci dalam perang. Tak ada yang heroik dalam membunuh. Yang ada hanyalah manusia- yang selalu lapar, selalu haus, selalu ingin menjadi Tuhan tanpa pernah bisa menjadi manusia,.
You may also like
Slide 1 of 9
Cinta Untuk Prajurit Lautan cover
Dear Perwira [ Rew ] cover
Silent Vows: between love and betrayal cover
My Story With You cover
Sweet Wedding With The Lieutenant cover
Heart on Duty cover
Syal Merah cover
love's redemption cover
Di Batas Senja (Tamat) cover

Cinta Untuk Prajurit Lautan

25 parts Complete

cerita tentang seorang gadis SMA yang baru lulus dan mencintai seorang lelaki dewasa, yang berprofesi sebagai 'Tentara Nasional Indonesia' Perbedaan umur yang lumayan jauh tak membuat mereka canggung, malah sebaliknya mereka saling cocok dan saling memahami satu sama lain... Mau tau kisahnya? Yukkk dibaca, jangan lupa kasi bintang yaaa😙😍