Dear, Heart

Dear, Heart

  • WpView
    LECTURES 954
  • WpVote
    Votes 243
  • WpPart
    Chapitres 18
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., juin 3, 2017
Rasaku pernah jatuh pada hatimu, tertambat pada ragamu dan tak pernah terbesit sekalipun untuk berpaling. Aku terlalu yakin memberikan seluruh hatiku padamu hingga aku sadar aku salah. Salah memberikan seluruh perasaanku ini padamu. Kau memilih berbalik arah dariku, pergi dan menghilang seolah tertelan bumi. Aku yang baru mengenal apa itu cinta tapi kau torehkan segurat luka dan kecewa. Perasaanku menjadi kaku semenjak kepergianmu. Tak mudah percaya dan membuka hati pada lelaki manapun. Hingga disaat aku mulai mampu terbiasa tanpamu, lalu kau tiba-tiba datang kembali. Membawa semua kenangan dan perasaan yang pernah kukubur dalam-dalam. Dan lebih lagi waktu seolah mempermainkan perasaanku disaat kau kembali ke kehidupanku aku juga dipertemukan pada sosok yang jauh berbeda darimu. Dia, membuat sedikit keraguanku akan cinta dulu hilang. Dia membuatku nyaman. Tapi aku takut bayang-bayang akan kehilangan dan kecewa itu datang menyergap. Aku takut untuk yang kedua kalinya.
Tous Droits Réservés
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Diksi Matahari ⛅ (TAMAT)
  • Admire Or Love
  • ALISHA (end)
  • SECOND LEAD
  • ALFA [selesai]
  • Another Me
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • When Love is Breaking
  • seribu tanya tak terjawab
  • Cahaya Dirimu

" Dalam upaya ku melupakanmu ternyata gagal, jujur bertemu denganmu kembali bukanlah wishlist lagi dalam hidupku. Kamu memang melukaiku, tapi aku tidak pernah merasa terluka. Mencintaimu mungkin akan bertahan seumur hidupku dan kini aku mulai terbiasa dengan itu. Menanggis bukan lagi sesuatu yang baru, ada banyak trauma dalam hidupku. Tapi jujur aku sangat kecewa, bila ternyata namamu ada dalam daftar itu. Senang bisa melihatmu kembali dalam hubungan kita yang pura - pura lupa. Tapi aku tau satu hal yang kamu tau, bahwa kamu tau aku benar - benar sakit sekarang " ~ Raineiza Danula Nutallu -----------------++++ " Semua sudah jauh berlalu, kapal itu sudah karam Do. Tidak ada satupun nahkoda yang akan mampu mengemudikannya lagi dan tak ada satu pun seseorang yang bisa memperbaikinya. Kapal itu sudah tenggelam terlalu dalam, ia sudah mati bersama dengan gelapnya lautan," " Maaf Za, untuk kesekian kalinya. Tapi apa kamu yakin telah melupakanku. Aku gak percaya Za, kalau emang iya. Coba sekarang kamu tatap mataku," ucapnya. Ia mendekatkan wajahnya ke arahku dan mencoba membuatku menatapnya. Itu membuatku sangat tersiksa dan membuatku seketika menanggis. " Kamu gila," bentakku dan seketika aku mendorong tubuhnya hingga terdorong ke belakang. " Berhenti melakukan hal gila Neddo, aku memang masih cinta sama kamu bahkan tidak kurang sedikit pun sejak dulu dan tiada satu hari pun dalam hidupku tidak ku lakukan untuk tidak berusaha melupakanmu. Jadi menjauh lah dariku, karena meski perasaanku sebesar itu. Aku tidak pernah berharap untuk bisa kembali bersamamu dengan alasan apapun itu," bentakku. Aku yang masih menanggis berjalan menjauh meninggalkannya yang kini masih diam membisu di tempatnya.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu