Satria dan Nadya

Satria dan Nadya

  • WpView
    Membaca 36,205
  • WpVote
    Vote 1,933
  • WpPart
    Bab 34
WpMetadataReadLengkap Sab, Apr 14, 2018
WpInfo
Fiksi
Romansa
Satria hanyalah cowok BadBoy, yang selalu bolos dalam pelajaran dan tidur saat belajar di kelas. Hingga datang sosok Nadya dalam hidupnya yang tak di sengaja dan yang mampu menjungkir balikan dunianya sampai benih-benih cinta mulai tumbuh di dalam hati mereka. Lika-liku cinta pun di mulai, apa cinta mereka akan semulus jalan tol? "Dan pada akhirnya, takdir mempersatukan kita."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#245
nadya
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • BarraKilla
  • JAM 3 SORE
  • BEDA DUNIA
  • Gula - Gula
  • Awas Jatuh Cinta
  • Me & You
  • AILAH(END)✅
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • Naya
  • Hai masa lalu.

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan