Zalvania
  • WpView
    Reads 163
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadMatureComplete Tue, Aug 7, 2018
Semuanya begitu sunyi dan sepi di saat yang bersamaan mereka membuat kita berjauhan. Apakah kita telah melakukan sebuah kesalahan yang besar sehingga mereka semua tak ingin kita bersama. Semua keputusan sudah kuambil, maafkan aku yang pergi jauh darimu tanpa izin atau berpamitan dengan mu. Semoga kita akan di pertemukan kembali karna sebuah Nada tak akan pernah sempurna tanpa Melody yang sempurna. Itu sama seperti kita, seorang Zalvania tak bisa bertahan hidup lebih lama tanpa adanya Nada. Maka cepatlah kembali dan temukan aku di mana pun aku berada. A.Zalvania ....••••.... "Tunggu Nad"cegah Vania dan Nada menurut "emang kamu kira aku main apaan sih?" Tanya Vania bingung."Making Love kan?" "Behev.... hahaha.... Nada fikiran kamu minta di panggilin tukang sedot wc, haha....." bingung ya dia benar benar bingung dengan Vania. "Kamu itu salah Nad aku ini lagi main Mobile Lagend" skak kini Vania kembali tertawa dan apa daya Nada dia hanya bisa merutuki dirinya dalam hati dan menjalanka Mobilnya dengan wajah merah seperti tomat.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Melody Left Behind
  • [Transmigrasi BIAN] END✔️ REVISI
  • Happiness together
  • MAVZIVA
  • Aksara Nifa [End]
  • Diary Ayra: Cerita Cinta SMA
  • Long Flight (Tamat/Pindah)
  • Ending Transmigrasion ? [ End ]
  • VANIA AND BOYS LOVE NOVEL!

Setiap orang punya lagu yang menyimpan kenangan. Tapi bagaimana jika melodi itu bukan hanya sekadar kenangan-melainkan luka yang belum benar-benar sembuh? Alvan Aravindra kaelen dan Dania Saviera. Dua nama yang selalu berdampingan, dua jiwa yang saling melengkapi. Namun, sekuat apa pun mereka terlihat, ada sesuatu yang selalu menggantung di antara mereka-sesuatu yang tak pernah benar-benar terucap. Bagi Dania, Alvan adalah rumah. Namun, bagi Alvan, rumah bukan hanya satu tempat. Ada melodi yang terus mengalun dalam dirinya, nada-nada yang tak pernah ia biarkan terdengar-karena melodi itu membawa satu nama. Michel Adistana Aurellia. Dia adalah bagian dari masa lalu yang tak bisa dihapus. Gadis yang pernah menjadi pusat dunianya. Dan kini, ketika Dania berpikir ia mulai memahami Alvan, Michel kembali-menggetarkan melodi yang nyaris terlupakan. Lalu, di antara tawa yang mereka bagi dan kebisuan yang menyiksa, ada pertanyaan yang perlahan merayap masuk: Apakah melodi yang pernah membuat seseorang utuh... bisa dimainkan lagi tanpa mengubah segalanya? Karena kali ini, bukan hanya tentang melodi yang belum usai. Ini tentang siapa yang akan bertahan hingga nada terakhir-dan siapa yang akhirnya harus berhenti bermain.

More details
WpActionLinkContent Guidelines