Cinta Bernaung Taqwa

Cinta Bernaung Taqwa

  • WpView
    LECTURAS 5,866
  • WpVote
    Votos 267
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, may 16, 2017
Assalamu'alaikum..😄 Dalam cerita ini terdapat seorang akhwat yang sangat dipuja oleh para ikhwan Ponpes Rahmat Al-Fitrah.. Juga di cintai seorang lelaki timur tengah.😊Namanya Nameyza Romeesha Azhizilfa..diperebutkan oleh santri ponpes yang bernama Ahmed Al Rasyid..keturunan Turqi tapi lahir di Indonesia dan Ali Az Zain pelajar kiriman Rusia namun Berdarah Palestine..heeum Simak keseruan ceritanya ya...!!😇😇
Todos los derechos reservados
#100
kebersamaan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • SENJA UNTUK ALESHA
  • Luka Tawa Fatamorgana
  • kasih sayang ibu  yang tidak dapat tergantikan
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Annam Al Abbiyan
  • Andai Ft. Al & Andin [ End ]
  • AZ
  • Goodbye Oppa!! Aku Memilih Sang Penciptaku (END)
  • RADAR KEMBALI [SELESAI]
  • Mahligai Cinta [END]✓

Hai, namaku Alesha Zahrasyla. Sengaja ku tulis cerita ini untuk mengenang orang-orang berharga yang pernah ada di beberapa episode hidupku. Di episode pertama, kalian akan menemukan Jihan. Dia sahabatku. Dia humoris, humble, tapi terkadang karakternya tercipta dengan sedikit berlebihan. Di episode kedua, kalian akan menemukan seseorang yang sebenernya aku sangat menyayanginya, tetapi aku sangat bertolak belakang saat dia kembali lagi bersamaku, aku sangat kecewa kepadanya. Di episode ketiga, kalian akan menemukan sosok yang sangat aku cintai dan aku berharap bahwa dia dan aku akan saling mencintai lebih lama. Di episode terakhir, kalian akan menemukan sosok Alesha yang begitu kacau dan tak tau arah. Dan di situlah bagian dari cintanya muncul, meyakinkan bahwa dirinya harus tetap hidup dan tumbuh sebagai ungkapan syukur dari beberapa episode yang sempat ia kufuri kenikmatannya dari sang Pencipta. "Cinta itu tulus, tidak mengharap imbalan, juga tidak diperhitungkan."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido