Story cover for Bermuara ~Hijrah~ by Ukhti_Lubnaa
Bermuara ~Hijrah~
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 13, 2017
Saat akhir-akhir waktu ku berada di sebuah tempat yang amat indah. Ku menengadahkan kedua tangan ku dengan ku ucapkan harapan-doa ku.
Pernah ku berpikir tentang seperti apa diri ini sesungguhnya, bagaimana ia bisa seperti ini?
Terus merenungi..."
Pada
Teringat ucapan-ucapan sahabat ku, yang mereka katakan"Baiklah, apalah, inilah, itulah"
Tapi seandainya mereka tahu, bahwa itu belun tentu benar. memang, itu hanyalah penilaian mereka.
tapi sungguh akhawat, yang tahu sesungguhnya diri kita adalah kitaa pribadi.

Sampai di sini... ini adalah masa perjalanan ku.
untuk terus mengumpulkan sesuatu untuk ku bawa dalam perjalanan yang jauh kelak.
ku ingin hijrah, ku ingin istiqamah, ku ingin kebahagiaan yang kekal bersama keluarga,saudara,dan para sahabat ku kelak.
tapi entahlah... itu baru niat ku, saat ini aku sedang berjalan maju, proses, menuju niat itu. 
tujuan adalah tujuan
harapan adalah keinginan
dan doa,ikhtiar ku adalah sebuah penentu.
Diri tak kuasa, hanya Ia lah yang tahu akan seperti apa diri ini selanjutnya..
teruslah berkarya, bergerak, berpikir, berdzikir
mungkin ini semua akan membantu mu
gapailah ... ^^
#SalamMisteri
maafkan LJM
All Rights Reserved
Sign up to add Bermuara ~Hijrah~ to your library and receive updates
or
#6salamrindu
Content Guidelines
You may also like
Perjalanan Cintaku...  by winaelvariany
6 parts Ongoing
Lika liku perjalanan hidup memang tidak ada yang tau, dan setiap perjalanan pasti kita menemukan jenis orang yang berbeda-beda. Seseorang hadir di kehidupan kita, ada yang singgah menjadi pelajaran hidup dan ada yang singgah lalu menetap, lalu di katakan itu lah teman hidup. Siapa yang tau, akan seperti apa, siapa dan bagaimana pasangan hidup kita. Itu semua sudah di atur oleh Tuhan yang Maha kuasa. Tidak ada manusia yang tak pernah berharap lalu dipatahkan oleh harapannya karna iya lupa bahwa sebaik-baiknya tempat berharap itu hanya kepada tuhan. Berdoa lah dan berharap lah kepada Tuhan jika tidak ingin merasakan sakitnya kekecewaan. ya... aku pernah merasakan itu, kebahagiaan yang hanya sementara. ketika itu aku saat bahagia dengan hadirnya seseorang yang membuat hari ku lebih berwarna. sampai-sampai aku lupa bahwa kebahagiaan didunia ini tidak ada yang abadi. dan pada akhirnya datang lah kekecewaan itu kepadaku , yang membuat hari ku seketika berubah menjadi keterpurukan. ya... aku sadar itu salah ku karna terlalu bergantung dan menaruh harapan yang sangat besar kepada manusia. seperti sebuah tamparan yang tak ada obat nya saat itu. sakit? ya... sakit sekali. dari situlah aq mulai di sadarkan bahwa berharap kepada manusia itu hanyalah awal dari kekecewaan . libatkan lah Tuhan mu dalam hal apa pun maka kamu tidak akan di kecewakan. hingga beberapa bulan aku mulai bangkit dan memulai kisah baru dengan lebih berhati-hati dalam menaruh hati. Kisah ini adalah pengalaman hidup ku yang ingin aku bagikan lewat tulisan ku agar semua orang dapat mengambil pelajaran dari perjalanan hidup ku.
Alice & Adrian by dellasaraswati17
25 parts Complete
Alice: "hikksss... Hikksss.. Kenapasi, lo selalu aja belain gua An. Lo ga tau gua itu orang-" Adrian: "Denger, gua ga peduli asal mula lo dari mana. Yang jelas mulai sekarang lo jadi pacar gua, gua suka sama lo Lis. Lo mau kan?" Kepercayaan itu memang harus kita lakukan Dalam hubungan, rasa saling percaya itu harus ada Tetapi jika salah satu dari kita tidak percaya pada hubungan ini Maka, untuk apa hubungan ini berlanjut? Dan sejauh manakah orang yang kita cintai itu ada dalam kehidupanku? Kini rasa percayaku kian punah Hingga semua itu memberikan luka Mawar pun tak sanggup Membantu menjadikan semua kembali Bagaimana ini? Apa yang harus kulakukan? Aku ingin semuanya kembali normal Seperti semula, saat kita bersama dan tertawa Rasanya semua ini sangat pedih bagiku Saat malam, aku teringat denganmu Rasanya aku ingin sekali seperti bulan dan bintang Yang selalu bersama, bahkan mereka tidak pernah terpisah Hatiku merasa semua ini tidak adil, semuanya hanya permainan Aku tau kau mencintaiku, tapi hatiku belum bisa menerimamu kembali Hatiku merasa sakit, saat melihatmu bersamanya Kenapa? Kenapa An, apa kau belum puas untuk menyakitiku? Iya, dulu kau dan aku memang sering bertengkar Tapi semua pertengkaran itu menjadi cinta Aku tau kau mencintaiku, dan aku pun juga Tapi kenapa saat ada temanmu itu, kita semakin menjauh Apa kau lebih memilihnya dari pada aku? Apa hatimu sudah berpaling begitu saja, sehingga dirimu tidak ingin bersamaku lagi? Begitu mudahnya Adrian mencintai Alice Dan begitu mudahnya Adrian melupakan Alice Tapi kenapa dia tiba-tiba menjauh atau tidak bicara sepatah katapun kepada Alice Adrian memang terkenal playboy, tapi dia tidak mungkin melakukan hal itu kepada wanita yang dia cintai Lantas apa permasalahannya? IKUTIN AJA YUK CERITANYA DI "ALICE DAN ADRIAN" cover by: *@dimagraphic_*
JAUH DIMATA DEKAT DIDOA by silmirizkiyanti
30 parts Complete
"CINTA ITU DOA & DOA ITU CINTA. MAKA SIAPA YANG MENCINTAIMU DIA MENDOAKANMU & SIAPA YANG MENDOAKANMU DIA TELAH MENCINTAIMU SEUTUHNYA" Namamu masih sering kusebut dalam bingkisan do'a ku.Namamu yang masih ku simpan dalam memori tersendiri dalam ingatanku.Namamu yang tak bisa kutinggalkan saat aku memohon dan meminta kepada Rabbku.Sebuah nama yang entah itu akan Allah pertemukan dan satukan tidaknya denganku hanya Allah Yang Maha Tahu. Saat ini memang aku jauh dari dirimu bahkan melihatmu pun aku tak mampu.Saat ini memang aku tak selalu ada untuk menemani dan mendampingimu engkau yang jauh di mata namun dekat dalam do'aku.Engkau yang mungkin pernah bertemu dengan ku namun Allah belum izinkan untuk bersatu. Tanpa kau meminta aku pun selalu mendoakanmu.Mendoakan keberhasilan dan proses memperbaiki dirimu untuk menjadi pangeran bertaqwaku.Semoga Allah selalu menjaga hati, niat, dan iman kita untuk mengejar ridhoNya selalu.Sebuah nama yang ku sebut adalah untuk kamu jodoh calon imamku. Entah dimana, entah kapan, entah seperti caranya bertemu dan entah siapapun itu aku menunggu dalam penantianku.Entah pula jodohku yang akan menjemput lebih dulu atau maut yang menghampiriku terlebih dahulu. Yang aku tahu ketika aku disini memperbaiki diriku saat itu pula Allah memperbaiki dirimu.Yang aku tahu jika maut menjemputku lebih dulu mungkin Allah pertemukan aku dengan dirimu ditempat yang Allah janjikan untukku . ~Belum selesai masih dalam tahap revisi dan pembuatan part selanjutnya~ NB : Afwan untuk typo di cerita ini, saya masih belajar dan butuh apresiasi dari kalian, jika ada typo saya mohon maaf dan tolong ingatkan. Syukron Jazakumullah Khairan Katsiran😊🙏🏻
You may also like
Slide 1 of 10
Behind After cover
Look At Me!!! cover
Perjalanan Cintaku...  cover
Alice & Adrian cover
ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)   cover
Mencintaimu Dalam Diam     (On Going) cover
RANNA cover
AKHIR DARI PERJUANGAN (Season 1KISAH CINTA YANG BELUM SELESAI)  cover
Untukmu, Seluruh Nafas Ini cover
JAUH DIMATA DEKAT DIDOA cover

Behind After

11 parts Complete

Kita semu, dan aku mungkin hanya cerita tidak menyenangkan lainnya dari cinta pertamamu yang kelabu. Kita tiada, seperti suara riuh dari hujan yang sia-sia. -- [Beberapa part sengaja di-unpublish sementara karena proses revisi] Setelah kemarin, aku memutuskan menuliskanmu dalam cerita, sebagai bentuk penerimaan terbesarku usai kehilangan. Sebelum sampai Bandung pun, aku tahu aku hanya bersembunyi dibalik kata 'setelah' dan kita yang selesai. Sementara kamu tidak pernah hilang. Meski aku sudah tahu, rasanya kau seperti waktu, sementara aku hanya pergantian dari hujanmu yang usai--pun kemaraumu yang selesai. Aku masih bersikeras melupakan, El, mengisi hujan yang terlalu riuh dan pergantian musim yang terlalu lengang. Bandung sudah mengirimkan banyak orang-orang baru, memberitahu jika tanpa hadirmu pun, aku bisa melalui semuanya. Namun tetap saja, hatiku batu. Seluruh penuh dan kosong hanya meyakinkanku soal kamu. Sementara bagimu, aku tidak pernah punya ruang, bukan? Aku hanya kosong yang senang ketika kauminta menggenapkanmu paksa, memulihkanmu dari bekas luka dan cerita lama. Sudah hampir setengah dasawarsa, dan aku memutuskan menuliskanmu dalam cerita, menulis seluruh riuh hujan yang gembira dan cerita tentang perempuan kaku yang pandai berpura-pura. Terima kasih, El. Kau tetap manusia meneduhkan dan sungguh berharga bahkan setelah Bandung berhasil mengubah sebagian besar dari bagaimana aku melihat dunia. [COMPLETED]