My Quotes

My Quotes

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 15, 2017
Cuma kata-kata yang nggak bisa aku ucapkan dengan lisan. Cukup melalui hati dan diproses oleh otak untuk menjadi sebuah rangkaian kata-kata.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AILY DAILY
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Almost.
  • What's Wrong with Us? 21+ [END]
  • Ungkapan Perasaan.
  • Love us
  • ALASKA #Wattys2019
  • Kisahku Tanpa Judul
  • Why Should You ?

[FOLLOW YUK, SEBELUM BACA!] -not revised yet! Dua insan ciptaan tuhan yang bertemu di situasi yang serupa, mempunyai perasaan hampa di dada. Takdir yang sama, kehilangan separuh jiwa membuat mereka terpuruk di hidupnya, dan sama-sama mengharapkan sesuatu yang indah di akhir masa. "Sejak kapan luka itu ada?" Aily bertanya melihat luka besar yang dimiliki Dipta. "Sejak mama tidak ada di sini." "Kamu suka senja?" Dipta menatap dalam mata Aily, mata yang sepertinya banyak menabung rindu. "Senja, bikin aku inget sama Ibu, dia matahari yang indah saat akan terbenam." Apakah mereka mampu menghilangkan semua rasa pilu di hati? Apakah mereka mampu membuat sesuatu yang indah di akhir bagian? Lantas, bagaimana caranya? ⚠️CERITA PURE DARI OTAK AUTHOR! ⚠️PLAGIAT JAUH JAUH! ⚠️17+ MENGANDUNG KATA-KATA KASAR! ⚠️ JIKA ADA KESAMAAN NAMA TOKOH, TEMPAT, ALUR CERITA ITU ADALAH KEBETULAN SEMATA DAN TIDAK ADA UNSUR KESENGAJAAN!

More details
WpActionLinkContent Guidelines