Last Flower

Last Flower

  • WpView
    Bacaan 151
  • WpVote
    Undian 11
  • WpPart
    Bahagian 2
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Kha, Okt 12, 2017
"sayang!" aku hanya bisa melotot saat tiba-tiba seorang pria menarik lengan ku dan menabrakan ke dada bidangnya dan memeluk ku. "aku merindukanmu sayank, sangat" aku makin melotot sampai mata ku hampir keluar. Ya tuhan cukup mama ku yang punya sifat abnormal jangan orang lain batin ku meringis. Aku langsung memberontak dan pria ini makin mempererat pelukannya dan sialnya aku di saksikan banyak pasang mata yang membuat wajah ku merah padam "tuan...anu.." eh aku merasakan bahu ku basah "jangan tinggalin aku lagi sayang, maafkan aku, aku mencintaimu"
Hak Cipta Terpelihara
#926
memory
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • MY SOUL
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Memories in Moon
  • Home (Completed) (Repost)
  • Say You Love Me Too
  • Shaila(?)
  • Close Your Eyes (Sehun - Jieun) (End)
  • ARSEN [TAMAT]
  • KAIREL [END]
MY SOUL

Berbaring di pasir putih hanya beralaskan kain, aku memandang bulan dan bintang di langit terasa sangat menyenangkan sambil mendengarkan irama ombak yang seakan tak pernah lelah untuk berirama.Jari telunjukku membuat berbagai pola dari bintang di langit. Dia datang membawa selimut, sebelum berbaring di sampingku dia menyelimutiku terlebih dahulu karena malam ini udaranya terasa lebih dingin. Lengan kanannya digunakan untuk menopang kepalaku. Dia memiringkan tubuhnya sambil menatapku lekat. Terukir senyumannya yang selalu indah di mataku. " Aku ingin selalu menatap wajahmu seperti ini. Mari hidup 1000 tahun lagi. " Ucapnya sambil mengusap rambut yang menutupi sedikit wajahku " Aku tidak mau, aku hanya ... " Ucapku pelan sambil terus memandang langit Dia memotong ucapanku, Dia mengubah posisinya menjadi terlentang menatap langit sambil menghembuskan napas panjang. " Baiklah, disini hanya aku yang mencintaimu. " Ucapnya pelan memejamkan matanya Aku memiringkan tubuhku lalu mengusap pipi kirinya. " Di kehidupan ini bahkan di kehidupan selanjutnya aku hanya ingin bersamamu. " Ucapku pelan namun terdengar jelas ditelinganya Dia membuka matanya, tersenyum hangat lalu menarikku erat kedalam pelukannya. Dia mengecup kepalaku berkali-kali. Aku merasa tenang dan hangat berada dalam pelukannya. " Aku mencintaimu. " Ucapnya Aku menatap wajahnya lekat dan dia juga menatapku. " You know, you're the best husband in the world. I love you " ucapku " Just you that I want in this life my wife " ucapnya dengan suara yang terdengar selalu sexy di telingaku. Malam itu kami berpelukan menikmati indahnya pemandangan di langit yang entah ke berapa kalinya. Aku sangat beruntung memiliki dirinya.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi