Story cover for Liana by Erlianaa_
Liana
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Apr 14, 2017
Berawal dari MOS sialan itu yang membuat hidup seorang perempuan itu cukup menderita. Liana Putri Febian. Memiliki satu saudara bernama Zidan Putra Febian. Dia lebih tua satu tahun dari Liana.

"Gue benci sosok org kek lo yang selalu ngejar gue tanpa henti dan kalau pun lo berhenti itu pasti ada unsur yang bikin gue sengsara" - Liana

"Gue gak akan nyerah buat ngejar lo dan kalau pun gue berhenti gue pastiin lo gak bakal tenang disekolah" - Cliff

"Gue kenal lo dr kita msih kecil. Dan sekarang gue yakin, gue gak salah buat pilih lo jadi teman hidup gue" - Mikael

"Gue gak tau lo mau atau nggak skali pun sama gue. Gue bakal tetep usaha dpetin hati lo" - Jastin
All Rights Reserved
Sign up to add Liana to your library and receive updates
or
#1jastin
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Giant Baby [COMPLETED] cover
RESONANCE | (JKT48 Gen 12) cover
TRUST (Between Us) [Complete] cover
HARBORED Feelings cover
Leona[Hiatus] cover
ME AND MY HUSBAND (Let's Get Married) cover
RAYCILA [END] cover
THAT'S MY IDOL (orinee😋😋) cover
pressure cover

Giant Baby [COMPLETED]

58 parts Complete

Satu sekolah gempar saat mengetahui pentolan sekolah ternyata sudah memiliki seorang kekasih, di tambah lagi dengan fakta yang ternyata kekasihnya adalah Sekretaris OSIS, membuat mereka semakin heboh. "Kok lo mau sih sama Keirlan? secara dia kan bertolak belakang banget sama tipe lo," ujar seorang teman sekelasnya pada Kimberly. Kimberly menatap teman sekelasnya bingung, "kata siapa?" tanyanya. "Kata yang lain, tipe lo kan modelan kaya David atau Gabriel gitu. Iya, kan?" Kimberly tertawa kecil. Gadis di depannya ini mana tahu sifat Keirlan di luar dan saat bersamanya sangat bertolak belakang. "Keirlan aslinya nggak seserem itu kok," balas Kimberly. "Ya, dia emang nggak serem kalo sama lo doang. Beda lagi kalo sama kita-kita," sahut salah satu sahabat Kimberly yang sedari tadi hanya menyimak. "Bener, tuh! gue cuma lewat samping dia aja udah merinding, auranya gelap banget gilak!" seru sahabat Kimberly yang lain. "Ih udah, nggak boleh ngomongin orang. Dosa, tau!" sela sahabat Kimberly yang satunya lagi sebelum pergibahan ini berlanjut dan menjalar sampai kemana-mana. Kimberly tersenyum tipis. Andai mereka tahu kalau sifat Keirlan itu sangat manja, pasti ketiga sahabatnya ini tidak akan pernah melihat Keirlan dengan tatapan takut.