SHOKE. (Inspired By JKT48)

SHOKE. (Inspired By JKT48)

  • WpView
    Leituras 1,391
  • WpVote
    Votos 124
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, mai 11, 2017
"Cieee, lagi perhatiin siapa sih?" Kak Viny mencolek daguku sambil bertanya menggoda, aku jadi malu dibuatnya. Sesekali aku melirik kembali kepada seorang gadis yang terduduk ditepi kolam itu, gadis manis yang akhir-akhir ini selalu memenuhi pikiranku. "Mmm.. Na- Nabilah" ucapku malu-malu sambil menundukkan kepala. Aku menggigit bibir bawahku yang sepertinya ingin tertarik membentuk sebuah senyuman setiap kali melihat dirinya. Kemudian.., kak Viny dan kak Yupi yg berada disamping kiri dan kananku malah asik tertawa melihat diriku yang malu-malu kucing memperhatikan gadis itu. Biarkan saja mereka menertawakanku. Aku tak perduli, aku tak perduli haha Aku hanya ingin memandang keindahan ciptaan Tuhan itu dari jauh. Dia Nabilah.. Hadirnya, Senyumnya, Tatapannya, Dan bahkan tawa canda khasnya, Seolah menyedot seluruh oksigen didunia ini dan membuatku begitu sulit tuk bernafas
Todos os Direitos Reservados
#68
nabilah
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Ikhlas Yang Tak Mudah
  • MY LOVE STORY
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • Three Targeted Girls!!
  • Juragan Tampan &  Gadis Kampung
  •  The Secret Of Love(lingorm)
  • SHANI UNTUK VINO (Completed) √
  • Me and My World
  • Fall in love with Ghost
  • AGGA

Seorang gadis cantik nan manis, berkulit sawo matang itu kini tengah duduk berteduh di sebuah cafe dengan menikmati secangkir kopi susu dan suasana hujan yang lebat. Pandangan nya tertuju pada seorang wanita yang tengah bersenda gurau dengan pasangan nya. Ia tersenyum tipis dengan cairan yang keluar dari pelupuk matanya. Air mata yang terus menerus keluar menuruni pipinya. "Kaka sayang kamu, Kaka janji akan selalu jaga kamu dan selalu ada buat kamu". Ucapan itu yang terus menerus selalu terlintas di benak nya. "Kak, kenapa Kaka tinggalin aku? aku belum bisa untuk melakukan segala hal sendiri. aku masih butuh Kaka, aku masih butuh pundak Kaka untuk bersandar". Terlihat ia memejamkan matanya seraya bergumam dengan nada yang sangat lirih. "I miss you ka"

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo