Kata Pram

Kata Pram

  • WpView
    Reads 123,172
  • WpVote
    Votes 5,092
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 28, 2018
"Seorang terpelajar harus bertindak secara terpelajar sejak dalam pikiran ataupun perbuatan!" Pram, panggilan yang dalam kehidupan sehari-hari ia dipanggil adalah seorang sastrawan hebat yang telah melahirkan karya-karya yang sangat luar biasa. Ia lahir di Blora, Jawa Tengah, 6 Feberuari 1925. Hampir seluruh karyanya telah diterjemahkan ke lebih dari 40 bahasa. Sangat luar biasa, betapa bangganya bangsa-bangsa Indonesia memiliki sastrawan hebat sekaliber Pramoedya Ananta Toer. Pramoedya telah menuangkan karya-karyanya dalam bentuk tulisan berupa novel, cerpen, dan artikel. Karya-karya ini berhasil melambungkan namanya dan sekelas dengan beberapa satrawan dunia. Tidak hanya sebagi penulis, Pram juga merupakan seorang tokoh demokrat sejati yang berpegang teguh dalam membela hak asasi manusia. Bentuk pembelaan terhadap hak asasi manusia ia tuangkan dalam beberapa tulisannya. Salah satu karyanya yang luar biasa dalah Tetralogi Pulau Buru yakni Bumi Manusia, Anak Semua Bangsa, Jejak Langkah, dan Rumah Kaca. Keempat novel ini ia tulis ketika ia diasingkan oleh rezim Soeharto ke penjara di Pulau Buru, karena tuduhan sebagai anggota organisasi terlarang PKI, ia ditahan selama 14 tahun pada zaman Orde Baru tanpa adanya kepastian hukum dalam kasusnya. Karya pertama Pram pertama kali terbit di Australia pada saat itu, sungguh Ironis memang. Bagaimana mungkin karya anak bangsa yang seharusnya lebih dihargai dalam negeri sendiri justru diperkenalkan pertama kali oleh bangsa asing. Banyak tulisan karya Pram dibakar pada masa Orde Baru (copyright dari google) Dan disini saya membagi penggalan-penggalan kata-katanya. Selamat Membaca!
All Rights Reserved
#874
fiksisejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENANGAN KOTA JOGJA KALA ITU [On Going]
  • Kitab Romancuk
  • Cinta Untuk Si Ayam Kampus
  • country Humans Sihirku
  • RESURGERE: The Andalas Of Nusan [CH]
  • Transmigrasi Adella
  • THE PRINCESS ANTAGONIS [How about me?]
  • Anggrek api dan Mata ketiga
  • DWIPANTARA; Melati ing Mataram

Sudah menjadi sebuah kehormatan besar bagi Izora Keenan Bumantara, seorang gadis berparas rupawan yang kini tengah menjalankan pekan PPL di Daerah Istimewa Yogyakarta. Gadis yang kini berusia 20 tahun itu diketahui tengah menempuh pendidikan di salah satu Universitas ternama kota Surabaya. Karena paras cantiknya itu, membuat sebagian pria tertarik padanya. Tidak jarang diantara mereka yang ingin menjadikan Izora sebagai pendamping hidup. Tidak terkecuali "Kanjeng Bendoro Raden Mas Harya Aksara Pandu Diningrat," Seorang arsitek sekaligus Adipati muda yang memimpin sebuah Keraton Kadipaten Otonom yang masih beroperasi di kota pelajar itu. Sejak awal pertemuannya, Aksara sudah menaruh benih-benih asmara pada Izora. Tapi sayangnya, takdir tidak membiarkan hubungan mereka mulus tanpa adanya kendala. Di tengah-tengah hubungannya yang kian mendekat, keduanya justru dihadapkan dengan isu-isu yang muncul di luar sana. Lalu, mereka berdua akan mampu menghadapi itu semua? Atau justru Izora akan mundur karena adanya perbedaan kasta? "Saya ini sudah rela nyamar, tapi kok kamu malah menjauh dari saya? Memangnya salah ya? Kalau keturunan ningrat seperti saya ini mendapatkan cinta sejatinya?" ~ K.B.R.M.H. Aksara Pandu Diningrat . . . # Cerita ini 100% murni dari imajinasi saya sendiri. Tidak ada sangkut paut dengan pihak manapun. #⚠️Mengandung beberapa kata-kata kasar yang tidak untuk ditiru!! # Dialog dalam cerita ini kebanyakan memakai bahasa Jawa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines