Takdir telah menungguku di ujung Sana. Aku yang tak tau Arah dan tujuan hidup ku lagi, setiap hari selalu kutanyakan. Inikah Takdirku? Apakah aku telah menemuinya? Haruskah aku menerimanya? Namun hati kecilnku yang keras selalu berteriak. TIDAK!! INI BUKAN TAKDIRKU . Aku terus berjalan bertatih dengan tangisan di wajahku. Aku benci jika ini takdirku. Kenapa semua orang yang aku sayangi selalu meninggalkanku? Apakah takdirku menjadi seorang diri di dunia Fana ini? . Sekali lagi. Kini aku melihat orang yang aku kasihi. Pria yang selalu mencetak senyum di wajahku. Aku melihatnya telah terbujur kaku di pangkuanku. Dan aku tak mampu menggapainya. Sekali lagi. Haruskah aku hidup sekali lagi dengan sakit dan penyesalan yang sama?
Más detalles