We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
old taste

old taste

  • WpView
    Reads 1,309
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadMatureComplete Mon, May 15, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Kalau saja aku tidak punya banyak dosa, mungkin Tuhan tidak akan membiarkanmu hidup dengan perasaan tenang disana karena selalu mengabulkan doaku lebih cepat. Sayangnya aku sadar diri dengan perbuatan-perbuatan yang melengahkan ku selama ini dan membuat setiap doaku lebih banyak di arsip dahulu. Jangan banyak berharap lebih dengan rasa bosanku yang dari awal sudah ku kubur dalam-dalam. Kau tau, tapi kau membisukan diri. Silahkan lari sejauh mungkin. Aku tidak mengejar, tapi kau akan terus berjalan dengan rasa sadarmu kalau aku selalu tau kau dimana. Persinggahanmu bukan tujuan utamaku. Tapi setidaknya aku bisa melihat bagaimana caramu menyiapkan diri untuk sarapan. Just it.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MANUSIA BATU (HIATUS)
  • Dear Bidadari Ku ✔
  • flashback~
  • Everything (Pindah Di Hinovel)
  • SasuHina - I Knew I Love You
  • AKADIBA • Rasa dan kita (END)
  • Cinta Yang Habis
  • Cahaya Dirimu
  • Luka & Lara (Completed)
  • Di Balik Niqab [TERBIT]

Ada banyak cara Tuhan menyelamatkan kita dari yang salah, salah satunya dengan mematahkan hati yang terpaksa bersatu. Yang perlu kita lakukan adalah menunggu. Menunggu hingga Tuhan memberimu patahan lainnya untuk melengkapi patahan mu. Percayalah, semua berjalan diatas takdir-Nya. ------------------------------------------------------------------ "Terima kasih. Kau telah mematahkanku dari hati yang salah hingga akhirnya aku bertemu dengan patahan hati lain yang memang ditakdirkan patah agar bisa bersatu denganku."-Aran. "Yang gue tau, ga setiap nama harus diperjuangkan walau disetiap perjuangan ada nama yang terselip dalam doa."-Eleana

More details
WpActionLinkContent Guidelines