The Bitter World

The Bitter World

  • WpView
    Reads 72
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 16, 2017
Ketika kau mencintai seseorang dalam diam dan penuh dengan ketulusan, tetapi apa yang kau dapatkan hanyalah sebuah harapan dan rasa sakit yang menghantam mu. Akankah kau bertahan dengan perasaanmu ataukah membuka hatimu kembali untuk kedua kalinya ? Kehadiran sosok Dira mengubah segalanya di hidupmu menjadi lebih berwarna, kehangatan yang kau rasakan mampu membuatmu menghapus segala luka di hatimu dan kesedihan akan masa lalu mu. Hingga semuanya menjadi rumit saat ternyata Raja, sahabat kecilnya menyimpan sebuah perasaan untuk nya yang jauh lebih besar dari Dira. Akankah Raina kembali melepaskan cintanya ? mampukah ia kehilangan sosok sahabat kecilnya ? - Raina Aerilyn Claretta Autumn " Apapun yang kau katakan, bagaimanapun aku menolaknya. Aku hanya memiliki dua akhir, aku mendapatkanmu atau akhirnya harus kehilangannya selamanya " - Arsakha Prasraja Mahiputra Meshach " Aku mencintaimu dalam diam dan bahkan aku berusaha untuk tidak peduli bahwa cintaku ini hanya secercah harapan " - Adira Gracio Tristan Granendra " Dia mampu mengacaukan pikiranku dan justru hanya satu hal yang ingin aku minta darinya adalah sebuah cinta dan kepercayaan "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • CINTA SERUMIT RUMUS (FOUR LOVE)
  • Kisah Kita Dan Hujan
  • SETULUS CINTA AZIZAH  (End)
  • Mega & Milo
  • GEMINTANG HATIKU
  • GENTAWA✓
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Alena Story (END)
  • Time Release

Denting luka dan riuh kehilangan berbaur jadi satu. Pecahan-pecahan perasaan berserakan di lantai jiwa kita. Rahasia yang terlalu lama disembunyikan kini berubah menjadi beban yang tak tertanggungkan. Kita mulai kehilangan-satu per satu. Kejujuran ternyata bukan hanya soal berkata benar, tapi soal keberanian untuk menanggung luka setelahnya. Kita takut berbagi sakit, takut menumpahkan amarah, takut mengakui betapa bersalahnya kita. Dan ketika semuanya pecah, hanya diam yang tersisa. --- "Dirta, jaga mereka baik-baik, ya? Aku pergi duluan. Aku sayang kamu..." - Aletha

More details
WpActionLinkContent Guidelines