CINTA DIAM-DIAM TERLUKA DIAM-DIAM

CINTA DIAM-DIAM TERLUKA DIAM-DIAM

  • WpView
    Reads 85,965
  • WpVote
    Votes 4,256
  • WpPart
    Parts 58
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 28, 2019
WpInfo
Fiction
Romance
[PART 30-ENDING DI PRIVATE] Forlin Zazkia Putri, gadis yang telah lama mencintai sahabat kecilnya. Ia adalah, Aditya Wijaya. Lantas apa yang membuat ia bertahan? Meskipun beberapa pria singgah di hatinya, tapi Cinta untuk Aditya tidak pernah habis. Meski pria yang mencintainya dengan tidak sengaja menyakitinya, ia tetap bertahan. Ini tentang kesetiaan,keegoisan dan ketakutan. Ia setia untuk bertahan,ia egois untuk menyembunyikan cintanya dan takut mengungkapkannya. Kebohongan adalah senjatanya untuk menyembunyikan cintanya, ia bahkan tidak takut kepada luka yang selalu menggores hatinya. Lalu?Apakah untuknya cinta akan menang?
All Rights Reserved
#2
secretly
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Namanya Sabita [Terbit]
  • BEDA DUNIA
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • Yang Dulu Melukai,Kini Menyayangi [END]
  • A Fractured Soul
  • Dokter Hati di Tengah Jaga [MS 2]
  • Semu [Completed]
  • SENJA TERAKHIR
  • Friendship or Relationship? [ END ]

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines