In My Dreams

In My Dreams

  • WpView
    Reads 4,114
  • WpVote
    Votes 297
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Tue, Nov 28, 2017
(Aline) Dia kembali. Dia bilang dia menyesal. Tangan terampil yang membelaiku, aku merindukannya. Mata yang melihatku, suara itu yang ingin aku dengar. Lembut memintaku untuk tidak menangis. (Ray) Jika aku menyentuhmu dalam pelukanku, kau menghilang dan air mata mengalir sehingga bantalku menjadi basah. Akhirnya aku bangun dari tidurku. Setiap pagi selalu seperti ini ... Cintaku. Aku harap aku tertidur selamanya seperti ini. Aku bangun masih dengan kehadiran dirinya ... Meskipun aku harap aku tidak bermimpi lagi, Hari ini juga tampaknya aku tertidur dengan kehadirannya. Dia tersenyum. Ini benar-benar sudah terlalu lama. Aku merindukan ekspresi itu, dia wanitaku, kan?. (Aline) Dia berjalan menjauh Merangkul orang lain Dadaku terasa seperti hancur di bawah beban berat Aku bermimpi lagi, kan?. Keringat dingin mengalir di diriku. Ini menyakitkan, itu mimpi yang aku benci jika untuk mengingatnya. Aku tidak bisa melakukan apa-apa sepanjang hari. Kita akan menghabiskan waktu bersamakan... Cintaku. Aku harap, aku tidur selamanya seperti ini Aku bangun dengan masih kehadirannya.. Meskipun aku berharap aku tidak bermimpi lagi, Hari ini juga tampaknya aku tertidur dengan kehadirannya. (Ray) Semuanya menjadi berawan tapi gambar nya semakin nyata. Seperti dalam mimpi kemarin, hari ini dia datang kepadaku. Sekarang aku tidak tidur sendirian. Aku harap, aku tidur selamanya seperti ini. Aku bangun dengan masih kehadirannya.. Meskipun aku berharap aku tidak bermimpi lagi, Hari ini juga tampaknya aku tertidur dengan kehadirannya. Seandainya aku bisa melihatmu lagi hari ini, Seandainya aku bisa melakukannya lagi, jika kamu kembali lagi .... Jika kamu tidur di sisiku sekali lagi saja, jika itu terjadi lagi ... Aku tidak ingin bangun. Seandainya aku bisa tidur.. ⏰⏰⏰ Fanfic In my dreams 1 terinpirasi dari judul lagu in my dreams (super junior) tapi di perankan sm pemain If.
All Rights Reserved
#247
alina
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • You're Here, But Not For Me
  • CINTA YANG NYATA
  • KERLIP BINTANG CINTA
  • WITCH WORLD
  • Silent Heart!
  • Investasi Cinta || ᴄʜᴇɴʟᴇ
  • Paper Hearts
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Tell The World I Love U
  • SHETAN

Katanya, tatapan bisa bohong. Tapi kenapa setiap kali mataku dan matanya bertemu, jantungku selalu membocorkan semuanya? Aku yang diam-diam menyimpan perasaan, dan dia... entah menyembunyikannya, atau memang belum menyadarinya. Kadang aku berharap dia gak lihat. Tapi kadang juga kecewa waktu dia beneran gak lihat. Lucu ya? Dan aku? Aku tetap di sini. Setiap kali aku melihatnya, aku hanya bisa menatap dari kejauhan, menyembunyikan perasaan yang tak pernah terucap. Aku takut, jika aku mengungkapkannya, semuanya akan berubah. Jadi, aku memilih diam, menikmati setiap momen kecil yang bisa aku curi bersamanya. Aku sering bertanya-tanya, apakah dia pernah merasakan hal yang sama? Namun, aku terlalu takut untuk mencari tahu jawabannya. Karena jika ternyata tidak, aku harus siap menerima kenyataan yang menyakitkan. Aku tahu, ini bukan cinta yang sehat. Tapi bagaimana aku bisa berhenti mencintainya, jika setiap detik aku hanya memikirkannya? Aku mencoba untuk menjauh, untuk melupakan perasaan ini. Namun, semakin aku mencoba, semakin aku terjebak dalam perasaan yang sama. Seolah-olah hatiku menolak untuk melepaskan. Aku membayangkan bagaimana rasanya jika dia tahu perasaanku. Apakah dia akan menjauh, atau justru mendekat? Namun, semua itu hanya ada dalam pikiranku. Aku menulis tentangnya, tentang perasaanku yang tak pernah sampai. Menulis menjadi pelarianku, satu-satunya cara untuk menyalurkan perasaan ini. Karena aku tahu, aku tak akan pernah bisa mengatakannya langsung padanya. Aku hanya bisa diam dan menahan semuanya sendiri. Tapi mungkin, inilah caraku mencintai. Dalam diam, tanpa harapan, tapi penuh ketulusan. Aku tahu, mencintai dalam diam adalah pilihan yang menyakitkan. Tapi aku juga tahu, ini adalah satu-satunya cara agar aku tetap bisa berada di dekatnya. Meskipun hanya sebagai teman, aku sudah cukup bahagia. Karena setidaknya, aku masih bisa melihat senyumnya setiap hari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines