Hurted
  • WpView
    Reads 1,182
  • WpVote
    Votes 333
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 25, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Rara Anjani putri. Gadis cantik,pintar dan imut. Terpaksa menyakiti seseorang di masa lalu nya. Namun?......itu hanya cerita masa lalu. Sekarang dia diam-diam mengaggumi seseorang dari jauh, bahkan sangat jauh. Dia berusaha melupakan masa lalu nya yang kelam itu. Adrian Rafi Pradipta, Bad boy dan most wanted di SMA Taruna. Yang sangat,amat petakilan . Dialah yang di kagumi Rara. Namun setelah semua berjalan mulus, ada seseorang yang menghancurkan hubungan mereka. Bahkan seseorang yang tak pernah mereka duga.
All Rights Reserved
#142
tersakiti
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Pagar dan Perasaan
  • coward
  • Elegi Rasa : Pergi
  • Bad and Good
  • Imaginary Boyfriend
  • Raphael [SELESAI]
  • Tanpa Kepastian
  • Agara
  • SOMETHING IN THE RAIN
  • Adinda

Arvino Reyhan Dirgantara - atau Ehan, dikenal sebagai cowok kalem, sedikit dingin, dan susah ditebak. Sementara Azalea Vianita Anjani - atau Aza, cewek ceria tapi gengsian, selalu punya jawaban sarkas untuk semua hal yang berbau romantis. Mereka duduk di kelas yang sama. Satu sekolah. Satu lingkungan. Bahkan... satu gang rumah. Hubungan mereka? Jauh dari kata akrab. Saling lempar pandangan malas tiap papasan. Saling sindir kalau disuruh kerja kelompok bareng. Dan saling tutup telinga soal gosip yang nyebar soal "cocok-cocokan" dari teman sekelas. Tapi segalanya berubah saat hujan turun deras di suatu sore, dan satu payung mempertemukan mereka di bawah langit abu-abu. Sedikit demi sedikit, percakapan yang awalnya dingin mulai menghangat. Tatapan yang awalnya biasa, jadi terasa beda. Masalahnya? Mereka terlalu gengsi untuk jujur soal perasaan masing-masing. Di antara pagar rumah yang hanya dibatasi semak kecil, dua hati diam-diam tumbuh rasa - meski belum siap untuk mengakuinya. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines