Story cover for Fate by zzanthee
Fate
  • WpView
    Reads 94,713
  • WpVote
    Votes 5,005
  • WpPart
    Parts 30
  • WpView
    Reads 94,713
  • WpVote
    Votes 5,005
  • WpPart
    Parts 30
Complete, First published Dec 15, 2013
........Garis-garis tipis merah, perlahan menuju ke motif aneh diatas kain itu. Saling menghubungkan tiap motif dengan motif lainnya, membentuk gambar bintang yang saling bertautan. Para tetua memperlihatkan raut wajah tak percaya akan hal itu. Aku sendiri saja tidak bisa percaya akan apa yang terjadi di depan mataku ini. Tiba-tiba telapak tanganku terasa panas. Kulitku terasa terbakar, aku meringis kesakitan. Simbol bintang yang sama di kain itu terukir di telapak tanganku.......


-COPYRIGHT BY ZZANTHEE (2013)-
All Rights Reserved
Sign up to add Fate to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Collision Course  by Jaesalee06
18 parts Ongoing
Ini kisah tentang cinta segitiga yang tadinya simpel, tapi tiba-tiba upgrade jadi love polygon. Ada rivalitas level sinetron pagi, dendam yang nempel kayak stiker di helm yang udah kelamaan dijemur, dan anak-anak muda yang masih bingung mau galau atau move on. Ada yang denial setengah mati, ada yang pacaran tapi putus-nyambung kayak kabel casan rusak. Dan di tengah semua drama ini, ada satu 'princess' yang entah sadar atau enggak, dikelilingi para 'pangeran'. Ini beneran kisah cinta atau malah harem modern?! --- Member Blitz mundur beberapa langkah. Bukan karena mereka takut, tapi karena mereka benar-benar ingin masalah ini segera selesai. Tidak apa-apa jika Bianca dan Raja harus beradu argumen sampai mulut mereka berbusa, asalkan ada penyelesaian. Keanu sudah bosan mendengar Raja yang setiap malam memainkan lagu yang sama di piano berulang kali di basecamp. Seolah-olah dentingan nada itu bisa meredakan kekacauan di hatinya. Bramasta? Ia sudah lelah melihat Raja yang terus berolahraga tanpa mengenal kata istirahat, seakan keringat bisa menghapus sesaknya. Bastian dan Mahen memang jarang berada di basecamp sekarang, tapi mereka juga mulai muak dengan panggilan telepon dari Raja yang selalu menanyakan hal yang sama-Bianca masih marah nggak? Gue harus gimana? Sementara Aji dan Langit? Mereka sudah lelah lahir dan batin. Lelah menjadi partner balapan Raja setiap kali hati pemuda itu kacau, menemaninya melampiaskan amarah di lintasan jalanan kota. Lelah juga menghibur Bianca yang, meski bersikap kuat di depan orang lain, tetap saja manusia yang bisa rapuh. Intinya? Tidak ada kenyamanan di Blitz setelah dua sejoli itu putus.
Dear Fenly || Un1ty by elen_rue
24 parts Complete
Sama halnya seperti semburat warna pelangi Gugusan bintang di langit dan aurora Borealis Beberapa entitas indah memang diciptakan untuk dipandang Bukan untuk diraih apalagi dimiliki Bagaikan mengharap pakistan bersatu dengan India Jangankan kasih sayangnya, perhatian darinya saja tak dapat ku miliki Ini bukan bagaimana aku mengisahkan cerita cinta dalam hidupku, kisah ini tak berisi bagaimana aku bertemu gadis cantik karna tak sengaja menabraknya atau tak sengaja satu kelas dengan dia, kemudian kami saling jatuh cinta dan bahagia. Tidak ini jauh dari kisah seperti itu. Aku ingin menceritakan kebohongan mamaku yang mengatakan kalau semua akan baik-baik saja. Aku ingin menceritakan kebohongan mama yang katanya akan menemaniku selamanya dan aku juga ingin menceritakan kebohongan mama tentang bagaimana indahnya memiliki saudara. Aku tak mengerti bagaimana bisa wanita yang paling ku percaya tega membohongiku, aku masih tak mengerti bagaimana Tuhan menuliskan kisahku ke arah mana, ia memberiku air mata tapi sepertinya lupa menuliskan kata bahagia, setelah semua kebohongan itu ku terima, setalah takdir itu Tuhan mainkan kehidupanku banyak berubah. Kepedihan dan penderitaan mulai tertarik untuk singgah. Meninggalkan rumah, dan tinggal dengan manusia-manusia random akan menyenangkan pikirku, hingga aku lupa jika salah satu dari mereka adalah sumber luka yang nyata. Sia-sia aku lari ternyata luka itu turut mengikuti, ingin mencoba membenci tapi aku tak akan pernah sanggup perangi. Hingga kini luka itu abadi dalam hati.
Kisah Semusim by vancapella
10 parts Complete
[Spring] Cinta itu candu, kawan. Sekali kau merasakannya maka kau tidak akan pernah bisa terlepas darinya. Bayangan gadis tersebut selalu menempel di dalam memori sang pria seakan ada lem yang membuat bayangan tersebut sulit terlepas dari memorinya. Semua ini karena sang gadis penyihir! Tanpa mantra cinta dari sang gadis penyihir, pria tersebut pasti tak akan pernah terperangkap ke dalam sihir cinta yang membiarkan dirinya terjatuh seperti kelopak sakura yang gugur akibat tertiup angin. [Summer] Di sini, aku menantimu untuk berkisah kepadaku, namun kau memilih untuk berkisah kepadanya. Namun dengan bodohnya, aku masih mengharapkanmu. Mengharapkanmu yang hanya dapat kuraih melalui mimpi yang semu. Tanpa sadar ada kisah baru yang sedang menantiku. [Autumn] Kau selalu duduk di dekat jendela. Kedatanganmu selalu membawa aroma musim gugur yang menenangkan sekaligus menyesakkan untuk hatiku. Terkadang, kau akan berbicara, menangis, lalu berteriak sendiri sehingga orang-orang menyangka jika dirimu adalah seorang gadis gila. Namun, bagiku kau adalah orang paling jujur yang pernah kutemui dan juga seseorang yang selalu kutunggu kedatangannya setiap musim gugur tiba. [Winter] Baru kemarin, gadis tersebut duduk di samping sang pria sambil berbisik, "Aku mencintaimu." Namun, kini semua itu tinggalah kenangan. Sebuah kenangan yang selalu meninggalkan luka di dalam hati sang pria. Menghancurkan kembali hati yang sudah retak seperti permukaan es di atas aspal. Sanggupkah ia bertahan tanpa sosoknya?
You may also like
Slide 1 of 10
Butterfly Effect cover
Collision Course  cover
penyesalan kirana cover
New World [REVISI] cover
The Rainy Nights (END) cover
Dear Fenly || Un1ty cover
A Redemption cover
Rama Prananta (Sudah Terbit) cover
Sampai Kita Jadian - Love on Repeat cover
Kisah Semusim cover

Butterfly Effect

79 parts Complete

Di usia yang telah memasuki 25 tahun, aku merasa seperti seorang penonton di pinggir lapangan, tersingkir dari hiruk-pikuk serunya kisah cinta masa remaja yang dulu begitu membara. Mati rasa kini perlahan menggerogoti diriku, mengambil alih hari-hari yang dulu dipenuhi oleh harapan dan semangat. Tak ada lagi senyuman yang muncul di pagi hari karena antusiasme akan bertemu kekasih di sekolah. Tidak ada lagi getaran hati ketika mendengar deru sepeda motor yang selalu menemaniku menuju sekolah. Tidak, tidak ada lagi. Yang tersisa hanyalah rutinitas hari-hari yang melelahkan, penuh kesal dengan pekerjaan yang semakin menumpuk, seakan-akan menyerap semua energiku. Hari-hari yang terasa monoton diisi oleh rentetan pekerjaan yang tidak ada jedanya. Aku, Ayleena Pratiwi, merindukan kupu-kupu kecil yang pernah berterbangan dalam perutuku--sensasi aneh namun menyenangkan yang dulu selalu menemaniku. Perasaan mulas disertai jantung yang berdegup kencang, yang dulu begitu intens kini hanya menjadi kenangan samar. Rasanya seperti berusaha mengingat melodi sebuah lagu yang pernah ku dengar, namun seiring waktu, liriknya hilang dari ingatan. Ah, kapan terakhir kali aku merasakannya? aku bahkan sudah lupa. UPDATE TIAP JAM 7 MALAM