ARIUS, ABELIA, ABIW #FinalPosition (ON GOING)

ARIUS, ABELIA, ABIW #FinalPosition (ON GOING)

  • WpView
    Reads 186
  • WpVote
    Votes 30
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 27, 2023
Dua tahun bukan waktu yang mudah untuk mengatakan semuanya dan kini saatnya Abiw bertindak untuk menyelesaikan sebuah rasa_Akhir kata Abiw. Dua tahun justru menjadi celah untuk menentukan sebuah kepastian dan kini harusnya Arius tak memandang rasa lainnya._Akhir kata Arius Dua tahun membawa luka namun tanpa sebuah janji yang meminta kembali, rasa itu meminta sebuah penyelesaian_Akhir kata Abelia.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perayaan mati rasa
  • AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)
  • Silence Of Tears (TERBIT)
  • Halaqah Rasa
  • ANDAI AKU BISA
  • Waktu?
  • MANTAN
  • Teluk Samudra [ TAMAT ]

Selama dua tahun, Aira mengunci hatinya rapat-rapat. Sejak hubungan terakhirnya hancur, ia memilih dunia maya sebagai pelarian-tempat di mana ia bisa tertawa tanpa harus menunjukkan luka, dan bisa menangis tanpa harus dilihat siapa pun. Aira percaya bahwa cinta hanyalah luka yang tertunda, sampai akhirnya ia bertemu seseorang yang membuatnya mulai merasa hidup kembali. Di balik layar ponsel, obrolan demi obrolan tumbuh menjadi harapan baru. Tapi ketika kenyataan datang menghantam, luka lama belum sembuh, luka baru justru menganga lebih dalam. Apakah Aira benar-benar mati rasa, atau ia hanya pura-pura kuat agar tidak terlihat rapuh? Dalam kisah tentang kehilangan, pencarian, dan keinginan untuk merasa utuh kembali, Aira harus memilih: tetap bertahan dalam "perayaan mati rasa"-atau membuka hatinya untuk sesuatu yang mungkin bisa menyelamatkannya... atau menghancurkannya sekali lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines