Story cover for White Fall -slow updates- by akaringocchi
White Fall -slow updates-
  • WpView
    Leituras 20,273
  • WpVote
    Votos 1,214
  • WpPart
    Capítulos 18
  • WpView
    Leituras 20,273
  • WpVote
    Votos 1,214
  • WpPart
    Capítulos 18
Em andamento, Primeira publicação em dez 15, 2013
Yukino Imera. Yukino dari bahasa jepang yang artinya 'salju' dan Imera dari bahasa yunani yang artinya 'hari'. "Hari bersalju"

Gadis yang sedang duduk di bangku kelas 2 SMA dan akan berumur 18 tahun ini memiliki seekor makhluk mitos berwujud reptil dirumahnya. Tepatnya, seekor naga.

Entah apa yang terjadi, suatu pagi Yuki terbangun dan mendapati Shiro―naganya―dalam wujud manusia.



This is a story about snowy days, a white dragon, and a frosting waterfall.

∞
 
White Fall
© akaringocchi
TeenFic, Low-Fantasy
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar White Fall -slow updates- à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#32salju
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Moonlit Shrine of Secrets cover
[✓] Blue | HUENINGKAI cover
Mirai and The Magic World [Volume 5 - Kelopak Bunga Salju] (Complete) cover
My Little Omega [SQHY | Wang Yi x Zhou Shiyu SNH48] ABO cover
BLOSSOM ENDING WITH PROMISE IN HEART  cover
Mystiki Porta  cover
ALBA [ID] cover
White Rose Petal cover
My Childhood Friend Made Me a Girl cover
Kupu-Kupu cover

Moonlit Shrine of Secrets

17 capítulos Em andamento

Di puncak gunung yang terlupakan, berdiri sebuah kuil tua yang hanya muncul saat bulan bersinar penuh-sebuah tempat di mana sihir kuno masih bernafas, dan rahasia masa lalu tertulis pada batu-batu yang membisu. Di sanalah tinggal Miko, gadis kecil setengah rubah, penjaga abadi kuil yang tak terikat waktu. Tubuh mungilnya menyimpan kekuatan yang bahkan tidak ia pahami sepenuhnya. Ia lebih sering muncul sebagai rubah putih kecil yang menyendiri di bawah pohon sakura tua, menatap langit dengan tatapan kosong. Hao, seorang remaja yang hidup di desa bawah kaki gunung, selalu datang ke kuil itu. Ia tidak pernah bertanya kenapa, hanya merasa damai saat berada di sana. Mereka bertemu-selalu dalam sunyi, selalu dalam bentuk rubah. Hao tak pernah tahu bahwa rubah kecil yang duduk di sampingnya itu bisa bicara, bisa merasa. Miko pun tidak pernah menunjukkan siapa dirinya. Hubungan mereka tetap sederhana: dua jiwa yang tenang di tempat penuh rahasia. Namun, dunia tak selamanya tenang. Saat bintang jatuh melintasi langit dan gema mantra kuno mulai bangkit dari dalam kuil, Miko dan Hao harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua rahasia bisa disembunyikan... dan beberapa di antaranya memilih untuk bangkit sendiri. Karena di kuil yang hanya muncul saat bulan memanggil, sihir tidak hanya hidup-ia menunggu.